Tegas Berantas Korupsi,..!!! Kanit Tipidkor IPDA Ricardo Pasaribu Komitmen Bersihkan Simalungun dari Koruptor

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 21:27 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, AgaraNews.com.// Pasca keberhasilan mengungkap korupsi dana BUMNag sebesar Rp 533 juta, Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Simalungun IPDA Ricardo Pasaribu, S.H., M.M., menegaskan komitmen kuat memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya. Tidak hanya represif, tetapi juga edukatif dan kolaboratif dengan berbagai pihak untuk menciptakan Simalungun yang bersih dari korupsi.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, sikap tegas jajaran Sat Reskrim merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam pemberantasan korupsi. “Penangkapan Jantuahman Purba yang menggelapkan dana BUMNag lebih dari setengah miliar rupiah menunjukkan keseriusan kami. Ini bukan yang terakhir, kami akan terus berjuang memberantas korupsi,” ujar AKP Verry saat dikonfirmasi pada Jumat malam, sekitar pukul 21.00 WIB.IPDA Ricardo Pasaribu yang dikenal tegas dalam pemberantasan korupsi menjelaskan filosofi kerjanya. “Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merugikan rakyat. Kami tidak hanya menindak setelah terjadi, tetapi juga melakukan pendekatan edukatif untuk mencegah terjadinya korupsi,” ungkap Kanit Tipidkor yang berpendidikan tinggi dengan gelar S.H. dan M.M.

Pendekatan edukatif yang dimaksud adalah dengan menanamkan nilai-nilai anti korupsi. “Kami sering melakukan sosialisasi ke instansi pemerintah, BUMN, dan BUMNag tentang pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Pencegahan lebih baik daripada penindakan,” jelas IPDA Ricardo yang visioner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus tentang gratifikasi, IPDA Ricardo menekankan pentingnya pengendalian. “Gratifikasi adalah pintu masuk korupsi. Kami himbauan kepada semua pejabat dan pegawai untuk membangun sistem pengendalian gratifikasi yang kuat di instansi masing-masing. Jangan terima apa pun yang bisa mengikat kewajiban,” tegas Kanit yang principled.Sinergitas dengan aparat penegak hukum lain juga menjadi fokus. “Kami tidak bekerja sendiri. Kami bersinergis kuat dengan Kejaksaan, KPK, BPK, dan BPKP. Kerja sama ini sangat penting untuk efektivitas penanganan kasus korupsi. Satu pintu tidak cukup, harus banyak pintu untuk menjerat koruptor,” ungkap IPDA Ricardo yang strategis.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manulang, S.H., memberikan dukungan penuh kepada Unit Tipidkor. “Tipidkor adalah unit unggulan kami. Saya berikan keleluasaan penuh kepada Kanit Ricardo dan timnya untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Siapapun yang korupsi, harus ditangkap,” tegas Kasat yang tidak toleransi terhadap korupsi.

IPDA Ricardo menjelaskan fokus kerjanya ke depan. “Kami fokus pada peningkatan kualitas pengungkapan dan penyelesaian perkara korupsi secara profesional. Bukan asal tangkap, tapi harus kuat secara hukum agar tersangka bisa dihukum maksimal di pengadilan,” ungkap Kanit yang profesional.

Kasus Jantuahman Purba yang menggelapkan dana BUMNag menjadi contoh nyata keseriusan Tipidkor. “Dana yang digelapkan sangat besar: Rp 397,6 juta dari usaha simpan pinjam, Rp 65,1 juta selisih penarikan uang, Rp 39,8 juta modal BSI Link, dan Rp 30,7 juta modal toko desa. Total kerugian negara Rp 533,3 juta. Ini adalah uang rakyat yang harus dikembalikan,” jelas IPDA Ricardo dengan detail.

Tim Tipidkor yang dipimpin IPDA Ricardo terdiri dari personil-personil pilihan yang integritas dan kapabilitasnya sudah teruji. “Kami adalah tim yang solid dan profesional. Kami tidak bisa dibeli atau dipengaruhi oleh siapapun. Kami berkomitmen pada keadilan dan hukum,” ungkap salah seorang anggota tim.

Warga Simalungun yang mengetahui keseriusan Tipidkor memberikan dukungan penuh. “Kami sangat mendukung Pak Ricardo dan timnya. Korupsi sudah merajalela di mana-mana. Kami berharap Tipidkor terus bekerja keras memberantas koruptor tanpa pandang bulu,” ujar salah seorang warga.

IPDA Ricardo juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi. “Kami butuh mata dan telinga di lapangan. Kalau ada yang melihat atau mendengar dugaan korupsi, laporkan ke kami. Kami jamin kerahasiaan pelapor. Bersama kita berantas korupsi,” ajak Kanit yang partisipatif.

Tentang perlindungan saksi pelapor, IPDA Ricardo menegaskan. “Kami sangat melindungi saksi pelapor. Identitas mereka dijamin kerahasiaannya. Bahkan kalau perlu, kami koordinasi dengan LPSK untuk perlindungan ekstra. Jadi jangan takut untuk melaporkan,” tegas Kanit yang menjamin.

Ke depan, Tipidkor akan lebih gencar melakukan penindakan. “Kami sudah menangani beberapa kasus dugaan korupsi lain yang sedang dalam tahap penyidikan. Tunggu saja, akan ada penangkapan-penangkapan berikutnya. Kami tidak akan berhenti sampai Simalungun bersih dari korupsi,” ungkap IPDA Ricardo dengan tegas.Pendekatan kolaboratif juga diterapkan dengan melibatkan Inspektorat. “Kami bekerja sama sangat erat dengan Inspektorat Kabupaten Simalungun. Hasil audit mereka menjadi dasar penyidikan kami. Ini adalah contoh sinergitas yang baik,” jelas Kanit.

Tentang sanksi bagi koruptor, IPDA Ricardo tidak main-main. “Pasal 2 dan 3 UU Tipikor memberikan ancaman hukuman sangat berat, bisa mencapai 20 tahun penjara dan denda miliaran rupiah. Kami akan menuntut hukuman maksimal untuk memberikan efek jera,” tegas Kanit yang tidak kompromi.

AKP Verry Purba menegaskan komitmen Polres Simalungun. “Pemberantasan korupsi adalah prioritas kami. Kami akan dukung penuh Tipidkor dalam memberantas korupsi. Siapapun yang korupsi, akan kami tangkap dan proses hukum,” ujar Kasi Humas.

IPDA Ricardo menutup dengan pesan kuat. “Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik. Kami bekerja secara profesional, tanpa pandang bulu, tanpa intervensi. Koruptor harus dihukum, uang rakyat harus dikembalikan. Ini adalah janji kami kepada rakyat Simalungun,” pungkas Kanit Tipidkor dengan penuh determinasi.

Sikap tegas dan komitmen kuat Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Simalungun memberikan harapan baru bagi masyarakat bahwa korupsi bisa diberantas, uang rakyat bisa diselamatkan, dan keadilan bisa ditegakkan, menciptakan Simalungun yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi.(Joe/Lia Hambali)

Berita Terkait

Diminta Kejaksaan Aceh Tenggara Secepatnya Usut Pengelolaan Dana Bos SD Negeri Muara Situlen Tahun 2024-2025, Serta Memanggil Mantan Kepseknya
Bentuk Generasi Emas 2045, Kodim 0205/Tanah Karo Gelar K Kri Gelombang VI Libatkan 100 Pelajar SMA
Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Lancar, Polres Tebingtinggi Pastikan Situasi Kondusif
Secangkir Hitam di Atas Meja Kayu: Tentang Sederhana yang Sering Terlupa
Menyedihkan, Alumni D3 FVLM Unhan Hanya Boleh Melamar Bintara TNI dengan Pangkat Serda
Kodim 0212/TS Bersama Yonif TP 901/Suhul Gading dan Yonzipur 1/DD Mulai Bangun Jembatan Modular di Tapsel
Cakra Satya 08 Kecam Pernyataan Amien Rais yang Dinilai Menyerang Pribadi dan Tidak Mencerminkan Intelektualitas
Ketua Garuda Merah Putih Desak Kapolda Sumut Copot Kapolres Batubara Terkait Dugaan Pemerasan Dokter Dan Pengusaha Mikro

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:46 WIB

Diminta Kejaksaan Aceh Tenggara Secepatnya Usut Pengelolaan Dana Bos SD Negeri Muara Situlen Tahun 2024-2025, Serta Memanggil Mantan Kepseknya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:20 WIB

Bentuk Generasi Emas 2045, Kodim 0205/Tanah Karo Gelar K Kri Gelombang VI Libatkan 100 Pelajar SMA

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:13 WIB

Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Lancar, Polres Tebingtinggi Pastikan Situasi Kondusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08 WIB

Secangkir Hitam di Atas Meja Kayu: Tentang Sederhana yang Sering Terlupa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:02 WIB

Menyedihkan, Alumni D3 FVLM Unhan Hanya Boleh Melamar Bintara TNI dengan Pangkat Serda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:50 WIB

Cakra Satya 08 Kecam Pernyataan Amien Rais yang Dinilai Menyerang Pribadi dan Tidak Mencerminkan Intelektualitas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:34 WIB

Ketua Garuda Merah Putih Desak Kapolda Sumut Copot Kapolres Batubara Terkait Dugaan Pemerasan Dokter Dan Pengusaha Mikro

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:33 WIB

TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen Bangun Sumur Bor, Wujud Nyata Kemanfaatan untuk Warga

Berita Terbaru