
Nagan Raya, Agaranews.com – Babinsa bersama warga cek lokasi jembatan penghubung antar Desa yang terbawa arus banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nagan Raya sejak Rabu malam (26/11/2025) menyebabkan jembatan penghubung Alue Wakie menuju Dusun Blang Tripa Kecamatan Darul Makmur Terputus total, Sabtu (29/11/2025).
Jembatan sepanjang 100 meter dan lebar 5 meter yang menghubungkan Alue Wakie menuju Dusun Blang Tripa itu ambrol diterjang arus deras sungai yang meluap. Akibatnya, akses utama warga dari dua desa terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bersama warga langsung bertindak cepat dengan memasang palang bambu dan tanda larangan melintas agar tidak terjadi kecelakaan,” ujar Babinsa Koptu Gigik, saat berada di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB. Debit air sungai meningkat tajam, menggerus pondasi jembatan dan menyebabkan badan jembatan roboh.
“Ini akses warga yang setiap hari melintasi jembatan ini untuk sekolah, berjualan, atau membawa hasil panen,” ujar warga.
Aparat Desa Setempat, mengapresiasi tindakan cepat Babinsa dan warga yang langsung turun tangan begitu bencana terjadi. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Ini bentuk nyata kemitraan TNI dan masyarakat,” kata warga.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Nagan Raya dan pemerintah kecamatan. Langkah selanjutnya adalah pembangunan jembatan darurat atau membuka jalur evakuasi alternatif bagi warga terdampak,

































