Pakpak Bharat, AgaraNews .com // Upaya tanggap darurat bencana dilakukan cepat dan bersinergi oleh jajaran TNI bersama pemerintah daerah. Babinsa Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu bersama Camat Salak Herlita Banurea mendampingi ratusan personel Yonif TP 906/Sanalenggam dalam pembersihan material longsor yang menutupi jalan utama menuju Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat 28 November 2025. Selain membuka akses transportasi warga, personel juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak.
Ratusan prajurit Yonif TP 906/Sanalenggam dipimpin langsung oleh Danyon Letkol Inf Rachmat Shaleh, SH. Mereka berjalan kaki membawa paket sembako sambil membersihkan material tanah, batu, dan pohon tumbang yang menutup ruas jalan utama. Aksi tersebut bukan hanya demi kelancaran mobilitas warga, namun juga bentuk hadirnya negara melalui pasukan TNI di tengah situasi sulit pascabencana.
Dalam kegiatan ini, Camat Salak Herlita Banurea bersama Babinsa serta Kepala Desa Sibongkaras, Darmianto Berutu, turut mendampingi langkah para prajurit. Mereka memastikan koordinasi di lapangan berjalan efektif, baik dalam penanganan material longsor maupun distribusi bantuan. Pemerintah kecamatan, desa, bersama Koramil 07/Salak berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan pasukan yang bertugas, sehingga proses penanganan bencana berlangsung tertib dan humanis.
Camat Salak Herlita Banurea menyampaikan bahwa pembersihan akses jalan merupakan kebutuhan mendesak warga. “Jalan ini adalah nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat Sibongkaras. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran TNI yang sigap, karena ini bukan hanya soal membuka jalan, tetapi memberi harapan kepada warga kami,” ujarnya. Kepala Desa Sibongkaras, Darmianto Berutu, turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi. “Warga kami sempat terisolasi. Bantuan sembako dan gerak cepat membersihkan longsor menjadi dukungan moral yang luar biasa,” katanya.
Sementara itu, Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala melalui Babinsa Sertu Boangmanalu menegaskan bahwa TNI hadir bukan hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga kemanusiaan. “Kami akan selalu bersama warga, terutama saat bencana. Kerja gotong royong bersama masyarakat dan pemerintah adalah wujud pengabdian kami,” ujar Sertu Boangmanalu. Ia menambahkan, pembersihan akan terus dilanjutkan hingga jalur benar-benar aman dan dapat dilalui kendaraan warga.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

































