Deli Serdang, AgaraNews. Com // Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mengunjungi Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, dan menyatakan bahwa pertanian di wilayah tersebut subur dan makmur. Ia menyebutkan bahwa cabai merah merupakan salah satu komoditas strategis yang sangat memengaruhi inflasi di Kabupaten Deli Serdang.
Harga cabai yang fluktuatif, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram, perlu dicarikan solusi agar petani tetap sejahtera. Wabup mendorong adanya kesepakatan harga antara petani dan pemerintah agar petani tidak ragu menanam cabai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkab Deli Serdang siap menggaransi hasil panen cabai petani dan akan membeli cabai untuk kegiatan operasi pasar serta memberikan subsidi agar masyarakat tidak terbebani harga tinggi.
Kebutuhan cabai di Kabupaten Deli Serdang mencapai sekitar 800 ton per tahun atau sekitar 70 ton per bulan. Hasil ini menjadi peluang besar bagi petani lokal untuk meningkatkan produksi.
Wabup mengapresiasi pola tanam tumpang sari yang diterapkan Kelompok Tani Bersama. Sebab, selain cabai, ada juga bawang, jagung, sayuran, hingga buah-buahan. Menurut Wabup, diversifikasi tanaman akan memperkuat ketahanan ekonomi petani.
Perwakilan kelompok tani, Ginting, mengusulkan bantuan alat pengolahan lahan, seperti rotari dan bedengan untuk mendukung pengembangan tanaman bawang, mengingat petani masih menghadapi kendala dalam pengolahan tanah secara manual.
Tokoh masyarakat Desa Deli Tua, Henri James, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Deli Serdang yang telah memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Namorambe. Jalan yang sudah diperbaiki sangat membantu aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Wabup menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat dalam membangun Deli Serdang. “Petani adalah pilar ketahanan pangan. Bertani adalah pekerjaan mulia. Jangan pernah ragu untuk berkoordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan pemerintah,” cetus Wabup.
Pada panen perdana cabai tersebut dirangkai pula dengan penyerahan bantuan 12 unit hand sprayer, benih kacang panjang, kangkung, sawi hijau, terong, bayam, bibit alpukat, serta kompos untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.(Donal)
Sumber : Diskominfo


































