Kabupaten Bekasi, AgaraNews.com // Kondisi jalan rusak parah di Kampung Kelapa Dua, Desa Jayasakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali dikeluhkan warga sekitar. Jalan yang berlubang-lubang dengan kedalaman sekitar 10-15 sentimeter ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan, baik yang mengendarai roda dua maupun roda empat.
Daman, salah seorang warga Kampung Kelapa Dua, menyatakan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan maksimal dari Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun Provinsi Jawa Barat. “Lubang-lubang di sepanjang Jalan Raya Kampung Kelapa Dua sangat berbahaya, terutama bagi pengendara bermotor roda dua maupun roda empat yang melintasi lokasi tersebut pagi, sore, dan malam hari,” katanya.
Warga lain yang enggan disebutkan identitasnya juga mengeluhkan kondisi jalan yang sama. “Saya hampir setiap hari lewat di jalan ini karena saya berjualan di wilayah Muaragembong ujung dengan menggunakan kendaraan roda dua. Jalan ini sudah sangat lama tidak pernah diperbaiki dan sudah hancur berlubang seperti kubangan kerbau,” ujarnya.
Kondisi jalan yang rusak parah ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi memakan korban. Oleh karena itu, warga meminta agar dinas terkait segera melakukan perbaikan jalan dengan menggunakan beton berkualitas bagus dan tahan lama.
Desa Jayasakti sendiri menerima dana desa sekitar Rp 1,6 miliar pada tahun 2024, namun belum jelas apakah dana tersebut digunakan untuk perbaikan jalan rusak di Kampung Kelapa Dua ¹.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kabupaten Bekasi diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan rusak di Kampung Kelapa Dua dan meningkatkan kualitas hidup warga sekitar.( L.A)


































