SOPAN PURBA MELAWAN ARUS : Perlawanan Gigantic Menentang Pungli dan Janji Manis Pemkab Karo yang Tak Ditepati,…!!!

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:08 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Karo, AgaraNews.com // Suasana di kawasan wisata pemandian air panas Desa Doulu dan Desa Semangat Gunung di Tanah Karo kian mendidih. Bukan karena suhu airnya, melainkan karena konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo yang tak kunjung menemui titik temu. Di tengah carut-marut tersebut, sosok Sopan Purba muncul sebagai garda terdepan untuk memastikan para wisatawan aman dari cengkeraman pungutan liar (pungli) oleh oknum preman.

Langkah berani Sopan Purba ini dipicu oleh sikap Pemkab Karo yang dinilai “berat sebelah” dan mengabaikan hak-hak masyarakat yang telah dijanjikan sebelumnya. Akar permasalahan ini bermula dari kesepakatan bagi hasil antara Pemkab dan masyarakat pengelola. Menurut Sopan Purba, kesepakatan awal menyebutkan bahwa masyarakat berhak mendapatkan bagian sebesar 30% dari hasil Retribusi pemandian air panas tersebut. Namun kenyataannya pahit,..!!! Komitmen tersebut kabarnya hanya berjalan manis selama beberapa bulan di awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selebihnya, selama hampir tiga tahun ini, hak masyarakat tidak pernah lagi direalisasikan. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kesepakatan yang sudah terjalin,” tegas Sopan dalam orasinya, pada Sabtu malam 7/3/2026 di Simpang Doulu.

Melalui unggahan video yang viral, Sopan Purba secara terbuka membandingkan kepemimpinan KDM. Ia menilai, KDM pendekatan terhadap masyarakat jauh lebih humanis dan solutif. ​”Bapak KDM bermasyarakat. Kejadian penindasan seperti ini tidak akan terjadi jika pemimpin punya hati untuk rakyatnya seperti KDM,” ujar Sopan dalam videonya.

Sopan juga menegaskan komitmennya dengan kalimat yang menggetarkan : “Hidup mati saya pertaruhkan jika permasalahan ini tidak selesai,..!!!” Kalimat ini menjadi sinyal bahwa perlawanan masyarakat terhadap ketidakadilan Birokrasi sudah mencapai puncaknya.

Selain menuntut hak bagi hasil, fokus utama Sopan Purba dan warga adalah menjaga citra Pariwisata Karo. Mereka aktif melakukan penjagaan agar pengunjung yang datang tidak lagi menjadi sasaran empuk oknum preman yang kerap melakukan penghadangan dan pungutan liar di pintu masuk.

Masyarakat bertekad menciptakan rasa aman secara mandiri, mengingat pengawasan dari pihak berwenang dirasa masih lemah. Mereka ingin memastikan bahwa wisatawan yang datang ke Tanah Karo mendapatkan kenyamanan, bukan malah dipalak berkali-kali di tengah jalan.

Kini, bola panas berada di tangan Pemkab Karo. Apakah mereka akan terus berdiam diri melihat konflik ini meruncing, atau segera duduk bersama masyarakat untuk menepati janji lama,..??? Ketegasan Aparat Penegak Hukum juga dinanti untuk membersihkan oknum preman yang berlindung di balik kisruh ini.

Sopan Purba selaku ketua Merga Purbanya Simantek Kuta Doulu dan warga lainnya tidak akan mundur. Mereka siap berjuang hingga hak-hak mereka dipenuhi dan keadilan ditegakkan. Ini bukan hanya tentang pungli, tapi tentang martabat dan harga diri masyarakat Karo, tutup Sopan Purba. (Lia Hambali)

Berita Terkait

Polemik PETI Aek Nabara Kian Memanas, Oknum BPD Bungkam Disorot dan Camat Batang Natal Didesak Bertindak
Kapolres Simalungun Hadiri Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumut: Wujud Nyata Sinergitas Polri Dan Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan
Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil dan Busui
Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kinerja Tim
Kapolres Simalungun Hadiri Sispamkota Medan: Polri Buktikan Kesiapan Nyata Hadapi Segala Skenario Gangguan Keamanan
Penangkapan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Sebut Kasus Wartawan Amir Cacat Hukum Total
Honduras Resmi Bekukan Pengakuan terhadap “SADR”, Dukung Kedaulatan Maroko
Atasi TPA Overload, Kodim 0735/Ska Gerakkan Strategi Integratif Kelola Sampah di Kota Surakarta

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:09 WIB

Polemik PETI Aek Nabara Kian Memanas, Oknum BPD Bungkam Disorot dan Camat Batang Natal Didesak Bertindak

Jumat, 24 April 2026 - 23:09 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumut: Wujud Nyata Sinergitas Polri Dan Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil dan Busui

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kinerja Tim

Jumat, 24 April 2026 - 23:03 WIB

Penangkapan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Sebut Kasus Wartawan Amir Cacat Hukum Total

Jumat, 24 April 2026 - 22:52 WIB

Honduras Resmi Bekukan Pengakuan terhadap “SADR”, Dukung Kedaulatan Maroko

Jumat, 24 April 2026 - 22:48 WIB

Atasi TPA Overload, Kodim 0735/Ska Gerakkan Strategi Integratif Kelola Sampah di Kota Surakarta

Jumat, 24 April 2026 - 22:48 WIB

“Terima Kasih Polsek Tanah Jawa!” — Warga Puji Kinerja Humanis Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Yang Tuntas Mediasi Masalah Rumah Tangga Dalam Semalam  

Berita Terbaru