Kapolda sumbar Kangkangi Printah Presiden Prabowo Subianto, Tindak Tegas Pelaku PETI Tanpa Pandang Bulu Agar Tidak Terjadi Kembali Bencana Alam Sumatera

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 11:47 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Sumbar. Agararanews.com // Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di beberapa Daerah NKRI dan yang ada di Wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) semakin lama kian mengkhawatirkan dan mencekam.

Para Pejabatnya dan Aparat Penegak Hukum di semua tingkatan seakan Tuli dan tutup Mata, Pekak dan Pura-Pura tidak tahu Aktivitas yang mengancam Ekosistem Alam di Ranah Minang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas PETI di Daerah Kabupaten Solok Selatan, Solok, Dharmasraya, Limapuluh Kota, Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat benar-benar telah merusak Lingkungan serta mengancam keselamatan Masyarakat setempat, namun kondisi tersebut sepertinya dianggap biasa-biasa saja, kendati sudah sangat banyak berjatuhan korban jiwa.

Relawan Prabowo Gibran Tantang Kapolda Sumbar Sikat Aktivitas PETI di Daerah ini, Larshen Yunus : “Jangan Jadi Jenderal Ompong”.      Bertempat di Bilangan Cibodas Kabupaten Tangerang Provinsi Banten hari ini, Jum’at (17/4/2026) Relawan Prabowo Gibran tingkat pusat katakan, bahwa kondisi tersebut harus segera menjadi perhatian bersama, termasuk Pemerintah Pusat dan Aparat Penegak Hukum dari berbagai Otoritas.

Pernyataan tegas itu langsung disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran.

Menurut Larshen Yunus, Penertiban Aktivitas PETI hanya dapat dilakukan oleh Kapolda Sumbar dan seluruh Kapolres daerah setempat.

“Kalau bapak Kapolda Sumbar itu serius, kami kira semua permasalahan yang dimaksud segera tuntas. Aktivitas PETI itu wajib dihentikan, karena selain melanggar hukum, Aktivitas Haram seperti itu benar-benar lebih banyak mendatangkan Mudarat ketimbang Manfaat. Bapak Kapolda Sumbar harus serius, jangan lagi pakai ilmu Sandiwara yang macam-macam” ujar Larshen Yunus, dengan nada penuh harapan.

Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu berkali-kali menegaskan, agar Pemerintah Pusat melalui Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri untuk lebih serius lagi, berani jujur hebat!

“Kalau Panglima TNI dan tentunya bapak Kapolri benar-benar Jujur dan Serius, maka kondisi seperti ini dapat segera diatasi, Copot dan Non Jobkan semua Kasatwil di Daerah-daerah tersebut, apabila terbukti masih memakai Ilmu Sandiwaranya. Copot saja Kapolda Sumbar itu!” tegas Larshen Yunus.

Lokasi Masif dan Modus Operandi :

Aktivitas PETI yang dimaksud banyak ditemukan di Aliran Sungai, seperti di Batang Ombilin dan Batang Kuantan, serta di berbagai Daerah lainnya yakni di Kabupaten Solok Selatan, Solok, Dharmasraya, Limapuluh Kota, terutama di Kecamatan Kapur IX. Penggunaan Alat Berat (Excavator) masih banyak ditemukan, bahwa dibeberapa titik. Para Pelaku dan Pengusaha Tambang Ilegal itu kerap Lolos dari Razia para Petugas APH.

“Aktivitas PETI itu telah sangat banyak merusak Sawah Produktif, Mencemari Air dengan bahan kimia berbahaya serta menimbulkan banyak korban jiwa” kesal Larshen Yunus.

Tindakan Aparat Penegak Hukum seakan Nol Persen, Dominan Bersandiwara ketimbang Bekerja sesuai Peraturan dan Ketentuan Hukum yang berlaku.

“Stop dan Hentikan segala bentuk Aktivitas PETI itu, jangan lagi Bersandiwara! Kapolda Sumbar harus bertanggung jawab, dengan segala Kewenangannya, harusnya mampu mengatasi Permasalahan remeh temeh seperti itu. Tangkap dan Penjarakan semua Pemain Tambang PETI di Lokasi-Lokasi tersebut!” tegas Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran, Larshen Yunus, seraya menunjukkan beberapa bukti-bukti otentik lainnya. Tutup sumber

Terpisah, media ini mencoba lakukan Konfirmasi kepada Kapolda Sumbar, sebagai wujudnyata dalam menjalankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang (UU) Pers, namun melalui nomor WhatsAppnya, Jenderal Bintang Dua itu sama sekali tidak sanggup menjawab Konfirmasi dari Wartawan. (JS)

Berita Terkait

Menteri PPPA Apresiasi Koperasi Medan Krio, Ekonomi Keluarga Kunci Perlindungan Anak
Pangdam I/BB Tutup Dikmaba IF TNI AD Gelombang I TA 2026 di Rindam I/BB
Pangdam I/BB Pimpin Sertijab dan Tradisi Korps Pejabat Utama di Makodam I/BB
Pengesahan UU PPRT, Tonggak Sejarah dan Hadiah Negara kepada Pekerja Menyambut Peringatan Hari Buruh Satu Mei
Ombudsman Riau Segera Periksa Laporan Dugaan Maladministrasi Pemilihan RT Sidomulyo Timur Senin Depan
Kadisdik Riau Diwakili Kabid SMA Buka LCC Empat Pilar MPR RI, Tanamkan Nilai Kebangsaan di Kalangan Pelajar
Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru
Gudang Penuh Persediaan = Swasembada Beras,..???

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 23:39 WIB

Menteri PPPA Apresiasi Koperasi Medan Krio, Ekonomi Keluarga Kunci Perlindungan Anak

Sabtu, 25 April 2026 - 23:33 WIB

Pangdam I/BB Tutup Dikmaba IF TNI AD Gelombang I TA 2026 di Rindam I/BB

Sabtu, 25 April 2026 - 23:23 WIB

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab dan Tradisi Korps Pejabat Utama di Makodam I/BB

Sabtu, 25 April 2026 - 23:14 WIB

Pengesahan UU PPRT, Tonggak Sejarah dan Hadiah Negara kepada Pekerja Menyambut Peringatan Hari Buruh Satu Mei

Sabtu, 25 April 2026 - 23:09 WIB

Ombudsman Riau Segera Periksa Laporan Dugaan Maladministrasi Pemilihan RT Sidomulyo Timur Senin Depan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:47 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru

Sabtu, 25 April 2026 - 22:41 WIB

Gudang Penuh Persediaan = Swasembada Beras,..???

Sabtu, 25 April 2026 - 22:36 WIB

Mentan Amran Bawa Pengamat Politik Cek Gudang Bulog, Begini Kritik Pedas Defiyan Cori 

Berita Terbaru