Memilih Pemimpin Berdasarkan Etikabilitas dan Intelektualitas, Bukan Sekadar Elektabilitas

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 00:01 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, AgaraNews.com – Politik seharusnya menjadi ruang bagi argumen terbaik, bukan sekadar adu sentimen atau kekuatan pendukung. Sebagai seorang aktivis, penulis, dan pewarta, keterlibatan saya dalam dunia politik didasari oleh pemikiran bahwa setiap kebijakan harus diasuh dengan argumen yang kuat dan rasional. Siapa pun yang memiliki argumen terbaik, berhak mengajukannya sebagai dalil tanpa perlu adanya sentimen pribadi.

Saya akan terus memberikan kritik dan argumen guna memastikan adanya kesetaraan dalam berpendapat. Hal ini penting agar sebuah gagasan dinilai karena kualitasnya, bukan karena siapa yang mendukungnya. Dalam memilih calon pemimpin—mulai dari tingkat Kepala Desa, Bupati, hingga jabatan publik lainnya—kita harus menerapkan prinsip-prinsip yang fundamental.

Prinsip pertama yang harus diuji bukanlah elektabilitas, melainkan etikabilitas. Kita harus melihat rekam jejak moral sang calon pemimpin: apakah ia pernah berbohong atau terlibat dalam tindakan tidak terpuji seperti pencurian atau korupsi. Etika adalah pondasi utama sebelum melangkah ke tahap pengujian berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika secara etikabilitas ia dinyatakan layak, barulah kita menguji aspek kedua, yaitu intelektualitas. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk berdebat dan berdiplomasi dengan pemimpin dari luar daerahnya. Perdebatan bukan sekadar retorika, melainkan konstruksi berpikir dan kemampuan mengelola pikiran dengan logika yang sehat. Pemimpin harus mampu mengunyah konsep ilmu pengetahuan dan memahami sejarah untuk membangun wilayahnya.

Setelah seorang calon pemimpin lolos uji etikabilitas dan intelektualitas, barulah kita mengizinkannya untuk diuji secara elektabilitas. Logika urutan ini harus dijaga agar kita tidak hanya mendapatkan pemimpin yang populer, tetapi pemimpin yang bermoral dan cerdas dalam memimpin rakyatnya. (Arif Garuda)

Berita Terkait

Babinsa Kodim 0418/Palembang Aktif dalam Karya Bakti Bersama Lintas Instansi
Kolaborasi TNI-Polri dan Pemkot Palembang Bersihkan Drainase, Dandim: Kurangi Dampak Banjir
Bapak Diro Ketiban Berkah di TMMD
Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda di Pagerwojo
Humanis!! Babinsa Koramil Jatiroto Perkuat Kedekatan TNI dan Warga Wonogiri
PSatgas Pamtas Yonif 763/SBA Laksanakan Pengamanan Kunker Bupati Tambrauw di Kampung Metnayam
Yonif 700 Raider Bantah Keterlibatan Anggota dalam Demo Ricuh di Kampus UMI
Babinsa Ngemplak Aktif Jaga Keamanan, Patroli Malam dan Komsos di Pos Pam Swakarsa Haji Donohudan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 01:58 WIB

Babinsa Kodim 0418/Palembang Aktif dalam Karya Bakti Bersama Lintas Instansi

Minggu, 26 April 2026 - 01:56 WIB

Kolaborasi TNI-Polri dan Pemkot Palembang Bersihkan Drainase, Dandim: Kurangi Dampak Banjir

Minggu, 26 April 2026 - 01:55 WIB

Bapak Diro Ketiban Berkah di TMMD

Minggu, 26 April 2026 - 01:53 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda di Pagerwojo

Minggu, 26 April 2026 - 01:50 WIB

Humanis!! Babinsa Koramil Jatiroto Perkuat Kedekatan TNI dan Warga Wonogiri

Minggu, 26 April 2026 - 01:45 WIB

Yonif 700 Raider Bantah Keterlibatan Anggota dalam Demo Ricuh di Kampus UMI

Minggu, 26 April 2026 - 01:43 WIB

Babinsa Ngemplak Aktif Jaga Keamanan, Patroli Malam dan Komsos di Pos Pam Swakarsa Haji Donohudan

Minggu, 26 April 2026 - 01:38 WIB

Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol. inf. Robert B Panjaitan Kembali Gelar Temu Ramah dengan Insan Pers Kabupaten Karo

Berita Terbaru

HEADLINE

Bapak Diro Ketiban Berkah di TMMD

Minggu, 26 Apr 2026 - 01:55 WIB