BANDA ACEH — agaranews.com// Suasana serius namun penuh semangat mewarnai pembukaan Pelatihan Fungsional Auditor Ahli Pertama yang digelar oleh BPKP Aceh, Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pengawasan internal pemerintah di seluruh wilayah Aceh.
Bertempat di BPSDM Aceh, pelatihan tersebut diikuti oleh 82 peserta yang berasal dari Inspektorat Provinsi hingga Kabupaten/Kota se-Aceh. Para peserta dibagi ke dalam tiga kelas dan akan menjalani proses pembelajaran intensif selama 14 hari kerja hingga 6 Mei 2026.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini, di antaranya Inspektur Aceh, Kepala BPSDM Aceh, Sekretaris Inspektorat Aceh, serta para widyaiswara dan instruktur yang akan membimbing peserta selama pelatihan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Nanang Agus Sutrisno, menegaskan bahwa auditor memiliki peran vital dalam memastikan jalannya roda pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Ia menekankan bahwa auditor tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mampu memberikan nilai tambah melalui fungsi assurance dan consulting.
“Seorang auditor harus mampu menjaga kualitas pengawasan sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang baik. Ini bukan hanya soal menemukan kesalahan, tetapi juga memberikan solusi,” ujarnya.
Pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan berbagai materi penting, mulai dari manajemen pengawasan intern, kode etik dan standar audit, hingga tata kelola dan manajemen risiko. Tidak hanya teori, peserta juga dibekali praktik langsung seperti evaluasi SAKIP, audit kinerja, reviu laporan keuangan, audit ketaatan, audit investigatif, serta kegiatan konsultasi.
Selama pelatihan, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi aktif dan studi kasus menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap tugas dan tanggung jawab auditor di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para auditor mampu meningkatkan kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugasnya. Lebih dari itu, pelatihan ini menjadi fondasi penting dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil di seluruh Aceh. Ady































