Menko Pangan Dorong Kebangkitan Industri Jamu dan Rempah Nasional

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 22:31 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Banyumas- 18 April 2026, AgaraNews.com // Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) menjadi tuan rumah deklarasi Gerakan Herbal dan Rempah Indonesia yang digelar di Bumiku Bumimu Hijau Farm (BBH), Ajibarang, Banyumas, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menandai langkah awal kebangkitan ekosistem herbal nasional yang melibatkan pelaku industri jamu, akademisi, petani, dan peternak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., yang berdialog langsung dengan para pelaku industri jamu, akademisi, petani, serta peternak. Kehadiran pemerintah pusat menjadi sinyal kuat dukungan terhadap pengembangan sektor rempah dan jamu sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa rempah dan herbal memiliki peran strategis yang lebih luas dari sekadar komoditas tradisional. “Rempah dan herbal harus kita tempatkan sebagai bagian dari sistem pangan nasional. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak, dengan mendorong konsumsi susu sebagai sumber protein dan nutrisi alternatif. Susu itu bisa berasal dari sapi dan kambing yang ada di sekitar kita.Ketua Umum PPJAI, apt. Heri Susanto, S.Farm., memimpin langsung prosesi deklarasi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Turut hadir Prof. Yudhie Haryono, Ph.D., inisiator Badan Herbal Rempah Republik Indonesia, serta Ketua Dewan Pembina PPJAI, Mukit Hendrayatno, S.T., yang menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat posisi pelaku jamu lokal di tengah persaingan industri kesehatan modern.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Yudhie Haryono mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali membudayakan konsumsi herbal dan rempah dalam kehidupan sehari-hari. “Rempah dan herbal adalah identitas kita. Jika kita menghidupkannya kembali, maka kita tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mengembalikan posisi strategis Indonesia di mata dunia,” tegasnya.

Rangkaian acara diawali dengan kunjungan ke kawasan peternakan terpadu di Bumiku Bumimu Hijau Farm serta pameran produk unggulan anggota PPJAI. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian visi gerakan dan prosesi deklarasi.

Selanjutnya, digelar dialog interaktif antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang diwakili oleh Widiastuti, S.E., M.Si., QIA., selaku Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, dengan para pelaku usaha jamu, petani, dan peternak lokal. Dalam sesi ini, berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari tantangan produksi, akses pasar, hingga dukungan kebijakan yang dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem rempah dan herbal nasional.

Melalui momentum ini, PPJAI mendorong penguatan ekosistem herbal Indonesia agar mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha lokal serta meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun global. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju terwujudnya Indonesia sebagai pusat industri herbal dan rempah berkelas dunia.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa kabupaten aceh tenggara dalam Satu Hari
Ketua Lsm Kaliber Minta Polres Agara Lidik Dana Bos SD Negeri 1 Parsauran Pardomuan Aceh Tenggara
Gerakan Serentak “MIRU BERGEMA” Digelar, Distrik Mimika Baru Fokus Berantas Malaria di Kebun Sirih
TUMBUHKAN JIWA NASIONALISME DAN PATRIOTISME BABINSA LAKSANAKAN KEGIATAN WASBANG
Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan
Babinsa Gotong Royong Bersihkan Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komunikasi sosial kepada Warganya
Hari Bumi 2026 dan Ironi Galian C di Kabupaten Mojokerto

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:14 WIB

Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa kabupaten aceh tenggara dalam Satu Hari

Jumat, 24 April 2026 - 14:08 WIB

Ketua Lsm Kaliber Minta Polres Agara Lidik Dana Bos SD Negeri 1 Parsauran Pardomuan Aceh Tenggara

Jumat, 24 April 2026 - 12:59 WIB

Gerakan Serentak “MIRU BERGEMA” Digelar, Distrik Mimika Baru Fokus Berantas Malaria di Kebun Sirih

Jumat, 24 April 2026 - 12:18 WIB

TUMBUHKAN JIWA NASIONALISME DAN PATRIOTISME BABINSA LAKSANAKAN KEGIATAN WASBANG

Jumat, 24 April 2026 - 12:15 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan

Jumat, 24 April 2026 - 12:06 WIB

Jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komunikasi sosial kepada Warganya

Jumat, 24 April 2026 - 11:52 WIB

Hari Bumi 2026 dan Ironi Galian C di Kabupaten Mojokerto

Jumat, 24 April 2026 - 11:47 WIB

Hijaukan Gresik, Yayasan Kemala Bhayangkari Tanam Puluhan Pohon Produktif di Asrama Randuagung

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:15 WIB