Pakpak Bharat – AgaraNews.com// Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0206/Dairi Mayor Czi M. Tambunan didampingi Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar menghadiri Musyawarah Monitoring dan Evaluasi (Monev) progres pengadaan tanah proyek PLTA Kombih III (45 MW), Kamis (23/4/2026) pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor BPN Pakpak Bharat, Komplek Panorama Indah Sindeka, Desa Salak II, Kecamatan Salak, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan proyek strategis di wilayah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Kepala BPN Pakpak Bharat Mindo Desima Sianturi, Asdatun Kejati Sumut Nur Handayani, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, Ketua DPRD Elson Angkat, serta perwakilan PT PLN (Persero) UIP Sumbagut dan unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran lintas sektor, termasuk unsur TNI melalui Pabung dan Danramil, menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal proses pembangunan agar berjalan lancar dan tepat waktu.
Dalam sambutannya, Kepala BPN Pakpak Bharat menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah menjaga koordinasi tetap solid. Ia menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan agar seluruh tahapan pengadaan tanah dapat diselesaikan sebelum akhir tahun. Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat menyebut bahwa setelah melalui proses panjang selama kurang lebih tiga tahun, berbagai kendala yang sempat muncul kini telah menemukan titik terang berkat kerja sama semua pihak, termasuk dukungan masyarakat adat.
Momentum penting dalam kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara lembaga adat Sulang Silima dengan pihak PT PLN terkait dukungan terhadap pelaksanaan proyek. Ketua DPRD dan Kapolres Pakpak Bharat juga menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif serta memastikan hak-hak masyarakat tetap terpenuhi dalam setiap tahapan. Dari sisi hukum, Asdatun Kejati Sumut menilai proyek ini akan membawa dampak positif berupa pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil musyawarah, disepakati bahwa PT PLN UIP Sumbagut bersama tiga lembaga adat akan memberikan dukungan pembiayaan pelaksanaan upacara adat masing-masing sebesar Rp350 juta menjelang tahap ground breaking. Selain itu, seluruh dokumen sporadik lahan telah ditandatangani sebagai bagian dari proses administrasi ganti rugi. Tahapan selanjutnya meliputi pembayaran kompensasi lahan sesuai hasil penilaian serta pelaksanaan upacara adat. Kegiatan yang berakhir pukul 15.00 WIB tersebut berlangsung aman dan menjadi langkah nyata menuju realisasi pembangunan PLTA Kombih III di Kabupaten Pakpak Bharat. (Prajurit Pena/Lia Hambali)


































