Pakpak Bharat,AgaraNews.com//Pembangunan jembatan gantung “Garuda” di Desa Kaban Tengah, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, mulai menunjukkan progres signifikan. Pada Sabtu (25/4/2026) pukul 09.00 WIB, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi bersama warga melaksanakan kegiatan pemotongan plat bordes sebagai bahan utama lantai jembatan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelda Jostan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur penghubung antar dusun.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga terjun langsung bekerja bersama masyarakat. Dengan kekuatan lima personel Koramil dan empat tenaga tukang, proses pabrikasi dan pemotongan plat bordes bunga dilakukan secara gotong royong. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran pekerjaan yang menjadi tahapan penting dalam konstruksi lantai jembatan gantung.
Jembatan gantung ini dirancang untuk menghubungkan Dusun Cubancer dan Dusun Siburku, yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah and aman. Adapun sasaran kegiatan meliputi pemotongan plat bordes dari bahan besi serta pengecatan tiang jembatan dengan warna merah. Berbagai material telah tersedia di lokasi, seperti plat bordes bunga, besi siku, kawat las, baut, hingga cat, yang menunjang proses pembangunan secara bertahap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai 18,15 persen. Pekerjaan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dengan pengawasan langsung dari Babinsa sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat. Keterlibatan aktif warga menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan tersebut.
Danramil 06/Kerajaan, Kapten Inf A. Siregar, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa jembatan gantung ini nantinya akan memberikan dampak besar bagi mobilitas warga dan perekonomian masyarakat. “Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar hingga selesai, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai akses penghubung yang aman dan layak,” ujarnya. (Prajurit Pena)


































