Kapolri Dorong Pekerja Tingkatkan Kompetensi dan Penguasaan Teknologi

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 16:16 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, AgaraNews. Com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong para pekerja meningkatkan keterampilan, penguasaan teknologi, dan kemampuan manajerial agar mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja serta bersaing di tingkat global.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri pada Puncak Acara HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di PT Pratama Abadi Industri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Kapolri mengatakan, perkembangan teknologi, otomasi, dan kecerdasan buatan yang berlangsung cepat telah mengubah kebutuhan dunia industri. Perubahan tersebut menuntut peningkatan kualitas tenaga kerja agar tetap relevan dengan perkembangan sektor usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Industri tekstil, sandang, kulit, dan alas kaki juga menghadapi persaingan global, ketergantungan terhadap sebagian bahan baku impor, serta tingginya biaya energi dan logistik. Selain penguatan teknologi, peningkatan kompetensi pekerja menjadi salah satu kunci untuk menjaga daya saing industri nasional.

“Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, peningkatan kesejahteraan harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan produktivitas pekerja,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, pekerja perlu terus mengembangkan kemampuan agar tidak hanya mampu menjalankan tugas saat ini, tetapi juga siap menghadapi perubahan kebutuhan industri pada masa mendatang.

“Rekan-rekan buruh harus terus meningkatkan keterampilan, penguasaan teknologi, dan kemampuan manajerial agar mampu beradaptasi dan bersaing secara global,” kata Kapolri.

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut akan diperkuat melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan KSPSI AGN di Purwakarta yang segera diresmikan.

Kapolri berharap fasilitas tersebut dapat digunakan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anggota KSPSI, sekaligus membekali pekerja dengan keahlian baru yang dibutuhkan dalam pertumbuhan sektor industri.

“Saya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pendidikan dan pelatihan anggota KSPSI, sehingga mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas sumber daya pekerja,” tutur Kapolri.

Dalam transkrip sambutannya, Kapolri juga mencontohkan SMK Mitra Industri di Kawasan MM2100, Bekasi, yang mempersiapkan tenaga kerja terampil. Model pengembangan sumber daya manusia tersebut dinilai dapat diterapkan di kawasan industri lainnya.

Kapolri menegaskan peningkatan kompetensi tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja. Perusahaan juga perlu menyediakan ruang dan dukungan agar para buruh dapat mengembangkan kemampuan sesuai kebutuhan industri.

Di sisi lain, pekerja diharapkan membangun budaya kerja yang disiplin dan inovatif. Peningkatan kualitas sumber daya manusia diperlukan untuk mendukung transformasi industri, memperkuat produktivitas, dan membuka kesempatan bagi pekerja menduduki posisi manajerial serta strategis di perusahaan.

Penguatan kompetensi juga berkaitan erat dengan kesejahteraan. Semakin tinggi kemampuan dan profesionalisme tenaga kerja, semakin besar kontribusinya terhadap pertumbuhan perusahaan dan daya saing industri.

“Perusahaan juga harus memberikan ruang dan dukungan bagi peningkatan kompetensi pekerja, sekaligus terus tumbuh dan berkembang, memenuhi hak-hak pekerja, serta menempatkan pekerja sebagai mitra dan aset penting perusahaan,” pungkas Kapolri.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas
Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen
Banjir Genangi Jalan Bosar Maligas, Kapolsek dan Personel Turun Langsung Bantu Warga Menyeberang
Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:56 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Polri Dalami Perkara Dugaan Korupsi Kredit Perbankan, Koordinasi dengan Instansi Terkait Terus Dilakukan

Berita Terbaru