Ketahanan Pangan Terancam Terganggu, Petani Nagan Raya Keluhkan Listrik Sering Padam

REDAKSI NAGAN RAYA

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 17:17 WIB

50267 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE — Gangguan listrik yang disebut kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mulai dikeluhkan petani karena berdampak terhadap aktivitas pengolahan gabah, terutama ketika kondisi cuaca hujan.

Sejumlah petani mengaku kesulitan melakukan proses pengolahan dan pengeringan padi di kilang ketika pasokan listrik mengalami pemadaman.

Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat aktivitas petani sekaligus mengganggu kelancaran rantai pengolahan hasil pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rustam, warga Kecamatan Seunagan Timur, kepada media ini, Selasa (15/9/2026), mengatakan pemadaman listrik menjadi salah satu kendala yang mereka hadapi, terlebih ketika hujan turun.

“Gara-gara listrik sering padam, padi kami menjadi terkendala untuk diproses di kilang. Kondisinya semakin sulit ketika hujan, karena padi membutuhkan penanganan dan pengeringan agar kualitasnya tetap terjaga,” ujar Rustam.

Menurutnya, persoalan listrik bukan hanya menyangkut kenyamanan masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi petani.

Jika proses pengolahan gabah tersendat, petani dikhawatirkan ikut menanggung kerugian karena hasil panen membutuhkan penanganan tepat waktu.

Ketahanan pangan jangan sampai terganggu

Rustam berharap persoalan pasokan listrik di wilayah pedesaan dapat menjadi perhatian serius.

Menurutnya, petani membutuhkan dukungan infrastruktur dasar yang stabil agar proses produksi hingga pengolahan hasil pertanian dapat berjalan dengan baik.

“Kalau listrik sering padam, bukan hanya rumah tangga yang terganggu. Aktivitas petani dan kilang padi juga ikut terkena dampaknya. Kita berharap ada solusi agar persoalan ini tidak terus berulang,” katanya.

Keluhan serupa disebut juga dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Nagan Raya. Gangguan listrik yang terjadi berulang dinilai perlu mendapatkan perhatian karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat sekaligus bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Humas Direktur CV Kilang Padi Riski Perkasa, Mursalin, membenarkan bahwa pemadaman listrik yang terjadi selama ini menimbulkan sejumlah kendala dalam aktivitas kilang.

“Selama sering terjadi pemadaman listrik, banyak pekerjaan kami yang mengalami kendala. Aktivitas di kilang tentu sangat bergantung pada ketersediaan listrik,” ujar Mursalin.

Ia menilai kelancaran pengolahan gabah memiliki hubungan erat dengan upaya mendukung ketahanan pangan. Karena itu, kestabilan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas pengolahan hasil pertanian dapat berjalan secara optimal.

Petani berharap ada solusi, bukan sekadar keluhan

Masyarakat berharap gangguan listrik yang terjadi di berbagai wilayah Nagan Raya dapat segera ditangani secara serius dan transparan. Petani maupun pelaku usaha penggilingan padi membutuhkan kepastian agar kegiatan mereka tidak terus terganggu.

Apalagi di tengah upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan, dukungan terhadap infrastruktur dasar seperti listrik menjadi hal yang tidak kalah penting.

Sebelum berita ini diterbitkan, media ini telah berupaya menghubungi pihak PLN untuk memperoleh penjelasan terkait keluhan pemadaman listrik tersebut. Namun, hingga berita ini disiarkan, pihak PLN belum berhasil dikonfirmasi.

Media ini tetap membuka ruang bagi pihak PLN untuk memberikan klarifikasi maupun penjelasan mengenai penyebab gangguan listrik dan langkah penanganan yang dilakukan. (*)

Berita Terkait

Ketua DPRK Nagan Raya Terpergok di Kamar Rumah Dinas Bersama Perempuan Lain, Dari Pimpinan Legislatif yang Terhormat Kini Terancam Jadi Terperiksa di Polda Aceh
Abrasi Sungai Ancam Permukiman Warga Krung Cut, DPRK Nagan Raya Serukan Penanganan Segera
Petugas Perbaiki Jaringan Listrik di Blang Baro Rambong, Lampu Segera Menyala
Dua Ekskavator Disita, Ratusan Lainnya Diduga Masih Mengeruk Beutong, Siapa Bermain di Balik Tambang Ilegal Nagan Raya
Tokoh Muda Nagan Raya Aris Wandi Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Aris
Polres Nagan Raya Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah, Warga Terima Sembako dan Pemeriksaan Kesehatan
Masyarakat Lawan Ketidakadilan: PT AJB Didesak Jawab Dasar Penguasaan Tanah Tambang Geunang

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 23:31 WIB

Hadiri HUT Ke-42 Vihara Tri Ratna , Walikota Tanjungbalai,H. Mahyaruddin Salim,SE,MAP Sampaikan Sejumlah Hal Program Prioritas Pembangunan di Kota Tanjungbalai

Minggu, 8 November 2026 - 23:25 WIB

Babinsa Tanjung Mulia Laksanakan Komsos dengan Peternak Kambing, Pererat Silaturahmi dengan Warga

Minggu, 8 November 2026 - 23:22 WIB

Peltu Subianto Melaksanakan Komunikasi Sosial dengan Warga Binaan

Minggu, 8 November 2026 - 23:18 WIB

Komsos Babinsa Dihari Libur Melaksanakan Penertiban Pedagang Kaki Lima

Minggu, 8 November 2026 - 23:16 WIB

Serka Hari Wahyudi Bangun Tenda Korban Kebakaran

Minggu, 8 November 2026 - 23:11 WIB

Babinsa Ajak Generasi Muda Manfaatkan Kesempatan Mendaftar TNI -AD

Minggu, 8 November 2026 - 23:09 WIB

Babinsa Mabar Jalin Silaturahmi dan Kebersamaan Bersama Tokoh Agama dan Warga

Minggu, 8 November 2026 - 23:06 WIB

Wujudkan Lingkungan Pasar Bersih dan Sehat, Babinsa Koramil 0201-02/MT Bersama Warga Gelar Gotong Royong

Berita Terbaru

HEADLINE

Serka Hari Wahyudi Bangun Tenda Korban Kebakaran

Minggu, 8 Nov 2026 - 23:16 WIB