Nias.Agaranews.net — Kondisi tempat tinggal Atilia Zai, seorang perempuan berusia sekitar 45 tahun yang tinggal di Desa Lewa-Lewa, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, memprihatinkan. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. Sabtu, 02/10/2026.
Atilia sehari-hari mengandalkan penghasilan dari kebun untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ia bekerja di ladang serta mengumpulkan dan menjual hasil kebun, seperti pinang dan kapulaga. Selain itu, ia juga menjual daun ubi secara sederhana untuk memperoleh penghasilan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi rumah Atilia, khususnya bagian dapur, terlihat jauh dari kata layak. Dinding rumah masih terbuat dari papan kayu, sementara sejumlah bagian bangunan tampak sudah membutuhkan perbaikan.
Kepada media, Atilia mengatakan bahwa kondisi rumahnya sebelumnya sudah pernah mendapat perhatian melalui survei, baik dari tingkat Pemerintah Desa maupun Kecamatan. Namun, hingga kini ia masih berharap adanya tindak lanjut berupa bantuan perbaikan rumah.

Rumah saya dulu pernah disurvei oleh pihak desa dan kecamatan. Saya berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah karena kondisi dapur sudah sangat memprihatinkan, ujar Atilia.
Dengan kondisi ekonomi yang terbatas dan hanya mengandalkan hasil kebun, Atilia mengaku kesulitan jika harus memperbaiki rumah secara mandiri.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nias maupun pihak terkait dapat kembali melihat kondisi tempat tinggalnya secara langsung dan mempertimbangkan bantuan perbaikan rumah agar dirinya dapat tinggal di tempat yang lebih aman dan layak. (Dika)


















