Tangerang ,AgaraNews.com //Pemerintah Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sekaligus Musyawarah dan Pengesahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (DU-RKPD) Tahun 2028.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Tanjung Burung, Kamis (02/10/2026), menjadi forum penting dalam menyusun arah pembangunan desa berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Musrenbangdes tersebut mengusung fokus optimalisasi pembangunan berkelanjutan, dengan sejumlah sektor prioritas yang menjadi perhatian. Mulai dari infrastruktur jalan lingkungan dan paving block, pengembangan industri serta perdagangan dan UMKM, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, optimalisasi Posyandu dan program pencegahan stunting, irigasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, program bedah rumah, hingga penanggulangan sampah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Teluknaga Kurnia, S.STP., M.Si., Kepala Desa Tanjung Burung H.M. Idris Efendy, S.Pd., M.M., Sekretaris Desa Rodian Syarifudin, Ketua BPD M. Nasarudin, Ketua TP-PKK Hj. Windiastuti, Bhabinkamtibmas Polsek Teluknaga Aiptu Ruslan Yusnandar, serta para mandor, ketua RW, ketua RT dan tokoh masyarakat Desa Tanjung Burung.
Kepala Desa Tanjung Burung H.M. Idris Efendy mengatakan, Musrenbangdes menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat bawah sekaligus menentukan skala prioritas pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya diarahkan pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh sektor ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.
Untuk Tahun 2027 kita fokus pada optimalisasi infrastruktur jalan lingkungan, termasuk paving block untuk menunjang akses warga. Selain itu, kita juga mendorong sektor industri, perdagangan dan UMKM, ketahanan pangan, serta kesehatan masyarakat melalui optimalisasi Posyandu dan program pencegahan stunting, ujar H.M. Idris Efendy.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Tanjung Burung juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni.
“Untuk program bedah rumah, kita mengusulkan sebanyak 22 unit rumah tidak layak huni agar dapat memperoleh penanganan dan dibedah secara bertahap. Ini merupakan bagian dari upaya pembangunan yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Selain itu, sektor irigasi dan penanggulangan sampah juga menjadi bagian dari perhatian dalam perencanaan pembangunan Desa Tanjung Burung. Kedua sektor tersebut dinilai penting untuk mendukung lingkungan yang lebih tertata sekaligus menunjang aktivitas masyarakat.
Sementara itu, Camat Teluknaga Kurnia, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya keselarasan program pembangunan desa dengan program pemerintah kecamatan dan kabupaten. Menurutnya, Musrenbangdes merupakan tahapan krusial agar pembangunan desa dapat berjalan sinkron dan tidak tumpang tindih dengan program di atasnya.
Ia berharap, hasil Musrenbangdes Desa Tanjung Burung dapat menghasilkan program-program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.(Lia Hambali)
Reporter : Supriyadi


















