Jakarta, AgaraNews.com //Setelah sempat viral karena nada kesal kepada salah satu stafnya dengan ucapan yang dinilai tidak pantas, kini Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya kembali menjadi sorotan.
Pada Rabu (30/9), Willy meminta agar disediakan alat bantu seks bagi warga binaan yang belum menikah dan membutuhkan. Ia menjelaskan inisiasi itu diambil karena sistem pemasyarakatan bertujuan mempersiapkan warga binaan untuk kembali dan berintegrasi dengan masyarakat.
Pernyataan tersebut mendapat respons keras dari Ikatan Keluarga Alumni Antar Pondok Pesantren dan Simpatisan (IKAP2S).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum DPP IKAP2S Umar Faruq menyayangkan pernyataan tersebut, apalagi disampaikan di khalayak publik dan oleh seorang pimpinan komisi DPR RI.
Untuk itu, IKAP2S meminta kepada Willy Aditya :
1. Mencabut statement tersebut.
2.Meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya kepada warga Madura tempat Dapil pemilihan Willy Aditya.
3.Segera mencabut rencana kebijakan berupa alat bantu seks di Lapas.
Ra Faruq, sapaan akrab Umar Faruq, mengecam dan menegaskan apabila tiga tuntutan ini tidak dipenuhi, IKAP2S akan melakukan koordinasi dan konsolidasi terhadap tokoh ulama dan tokoh alumni pesantren untuk melakukan penolakan terhadap usulan tersebut.
IKAP2S juga akan melakukan langkah-langkah :
1.Melaporkan Willy Aditya ke Badan Kehormatan DPR.
2. Melaporkan Willy Aditya ke Partai NasDem agar dipecat dan di-PAW dari jabatan Anggota DPR RI.
3.Akan melakukan aksi besar-besaran dari komunitas pesantren, khususnya dari Madura, Jawa Timur, dimana Willy Aditya dipilih untuk mewakili rakyat Madura di Senayan.
“Saya yakin para Kyai, Ulama dan Tokoh Alumni Pesantren di Madura marah dengan pernyataan dan usulan Willy Aditya agar warga binaan di Lapas mendapatkan fasilitas berupa alat bantu seks,” ujar Ra Faruq.
Ra Faruq juga melanjutkan, Willy Aditya selalu membuat sensasi dan kontroversi. “Mulai dia tiba-tiba jadi Anggota DPR RI Dapil Madura Jawa Timur tanpa adanya turun ke masyarakat dan kampanye layaknya caleg-caleg lain, tiba-tiba saudara Willy Aditya ini jadi Anggota DPR RI,” tukasnya.
Umar Faruq selaku Ketua Umum DPP IKAP2S menyampaikan kepada media pada Selasa, 6 Oktober 2026, berharap kepada Willy Aditya untuk segera memenuhi tuntutan dari IKAP2S agar bisa menghormati masyarakat khususnya umat Islam, terkhusus masyarakat Madura yang dikenal kental budaya Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. (Lia Hambali)
Reporter : Supriyadi




















