Pakpak Bharat, AgaraNews. Com — Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kecupak 2, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat, terus dikebut. Pada Kamis (8/10/2026), Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi Kopral Kepala Naseb Susanto bersama enam warga melaksanakan pengecoran pondasi jembatan yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat setempat.
Jembatan tersebut memiliki panjang 13 meter, lebar 3 meter dan kedalaman sekitar 5 meter. Sebelum memasuki tahap pengecoran, sejumlah pekerjaan telah dilakukan, mulai dari pembersihan area sekitar jembatan, pembongkaran material besi lama, penggalian pondasi, hingga pemotongan dan perakitan besi tiang pondasi. Dengan pekerjaan yang terus berjalan, progres pembangunan Jembatan Garuda tersebut kini telah mencapai 41,50 persen.
Pengecoran pondasi menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan konstruksi jembatan memiliki struktur yang kuat dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Dalam pengerjaannya, satu personel TNI bersama enam warga terlibat langsung di lapangan. Sejumlah material juga telah tersedia, antara lain pasir, kerikil, batu padas, semen, papan, broti, besi berbagai ukuran, kawat, paku dan perlengkapan pendukung pekerjaan lainnya. Seluruh kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dengan cuaca cerah.
Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., melalui Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu warga yang selama ini menghadapi kendala geografis berupa sungai, jurang maupun perbukitan, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan waktu tempuh dapat dipangkas.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis,” ujarnya. Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan memberi manfaat langsung bagi para petani, khususnya dalam menjangkau lahan pertanian dan mengangkut hasil panen. Dengan akses yang semakin baik, distribusi hasil pertanian dapat lebih lancar, sekaligus membantu menekan waktu, biaya dan tenaga masyarakat. Negara hadir untuk rakyat.(Lia Hambali)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
(Pendim 0206)




















