BANDUNG, AGARANEWS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan penanganan dan perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Timur, Selasa (13/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas penyeberangan tersebut.
Perbaikan dilakukan menyusul kondisi JPO yang sebelumnya sudah tidak layak digunakan. Penanganan ini menjadi langkah awal untuk memastikan fasilitas penyeberangan dapat kembali mendukung aktivitas masyarakat dengan lebih aman.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dishub Kota Bandung menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara. Selanjutnya, rehabilitasi JPO akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan perbaikan pada setiap bagian fasilitas.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur publik, khususnya fasilitas yang menunjang keselamatan pejalan kaki di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Keberadaan JPO sangat penting untuk membantu masyarakat menyeberang jalan dengan lebih aman. Karena itu, kondisi fasilitas perlu mendapat perhatian dan pemeliharaan secara berkala agar tetap berfungsi sesuai peruntukannya.
Pemerintah Kota Bandung terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur publik guna memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan optimal bagi masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan fasilitas penyeberangan dengan baik serta turut menjaga sarana publik agar tetap terpelihara dan dapat digunakan bersama.
Salah seorang warga Kota Bandung mengapresiasi langkah Dinas Perhubungan Kota Bandung yang telah melakukan penanganan dan perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Timur.
Menurutnya, perbaikan tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pejalan kaki yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Kami mengapresiasi langkah Dishub Kota Bandung yang sudah melakukan penanganan JPO ini. Fasilitas penyeberangan sangat penting bagi keselamatan masyarakat, sehingga kondisinya perlu mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Ia berharap, perbaikan sementara yang telah dilakukan dapat dilanjutkan dengan rehabilitasi secara menyeluruh agar JPO benar-benar layak, aman, dan nyaman digunakan masyarakat.
“Kami berharap perbaikan tidak berhenti pada penanganan sementara saja. Semoga rehabilitasi dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, sehingga masyarakat bisa menggunakan JPO dengan lebih tenang dan aman,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik dan menggunakannya sesuai peruntukan demi kepentingan bersama.
( SAIPULLAH)




















