Aceh Utara, AgaraNews. Com // Pembangunan jembatan gantung di Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, terus dikerjakan. Babinsa Koramil 19/Sawang, Serda Dedy Karkrisdiyanto, turun langsung ke lokasi untuk memantau pekerjaan yang nantinya menghubungkan Dusun Cot Calang dengan Dusun Lhok Baro. Jumat (16 Oktober 2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di lokasi, pekerjaan masih difokuskan pada bagian pondasi jembatan. Sejumlah pekerja terlihat memasang besi tulangan dan melakukan pengecoran pada abutmen di sisi seberang. Mesin pengaduk semen juga digunakan untuk membantu proses pengecoran agar pekerjaan berjalan lancar.
Serda Dedy mengatakan, pembangunan jembatan ini sangat dibutuhkan warga karena menjadi akses penghubung antardusun. Selama ini, keberadaan jalur penghubung yang memadai menjadi hal penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan tersebut direncanakan memiliki panjang 115 meter, lebar 2,4 meter, dan tinggi 14 meter. Sementara itu, abutmen yang menjadi penopang jembatan berukuran panjang 2,2 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter.
Hingga saat ini, progres pengerjaan dilaporkan mencapai 27 persen. Meski masih dalam tahap awal, pekerjaan terus dilanjutkan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi di lapangan dan kebutuhan konstruksi.
Jika selesai nanti, jembatan ini diharapkan memudahkan warga Cot Calang dan Lhok Baro saat bepergian, sekaligus membantu petani membawa hasil kebun tanpa harus menghadapi kendala akses seperti sebelumnya.
Babinsa Koramil 19/Sawang akan terus memantau perkembangan pembangunan di lapangan. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat membantu menjembatani kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pembangunan fasilitas yang manfaatnya langsung dirasakan warga.(Lia Hambali)




















