Tarutung, AgaraNews. Com // “Hidup di dunia yang diciptakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini tidak ada yang kekal dan abadi.”
Hal tersebut disampaikan Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., saat memberikan pengarahan kepada Prajurit dan PNS Kodim 0210/TU usai pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (19/10/2026) di Lapangan Apel Makodim 0210/TU, Jalan Sisingamangaraja No.185, Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
“Hidup di dunia tidak ada yang kekal dan abadi, oleh sebab itu gunakan waktu yang ada untuk berbuat yang terbaik bagi keluarga, satuan, masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Dandim.
Di sisi lain, orang nomor satu di jajaran Kodim 0210/TU tersebut meminta kepada seluruh prajurit Kodim 0210/TU dan jajarannya yang meliputi Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Samosir dan Tapanuli Utara untuk menjaga dedikasi, loyalitas, disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita sadari bahwa dengan seragam TNI yang kita gunakan ini, kita mampu mewujudkan pola pikir dan pola tindak yang bermuara pada peningkatan kualitas kinerja yang pada akhirnya dapat membantu menyelesaikan berbagai program, kegiatan bahkan permasalahan di wilayah tugas masing-masing,” katanya.
Oleh karenanya, Dandim meminta agar seluruh prajurit menghargai seragam TNI serta satuan tempat berdinas dan menjaga nama baik satuan dimanapun berada dan bertugas.
“Hal ini tentu akan menumbuhkan rasa bangga kita terhadap institusi TNI sebagaimana masyarakat di luar tentunya begitu masih menghormati dan menghargai TNI. Oleh sebab itu dengan seragam yang kita gunakan jauhkan sifat angkuh dan sombong serta arogansi yang dapat merusak nama baik pribadi dan satuan,” tegasnya.
Hal lain yang disampaikan adalah terkait pelaksanaan penerimaan Calon Prajurit TNI baik Bintara maupun Tamtama. Tingginya animo masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia mengharuskan satuan komando kewilayahan membantu memberikan informasi berkenaan dengan rekrutmen penerimaan Caba dan Cata TNI AD Tahun 2026.
Dimana pada setiap tahunnya jumlah Prajurit TNI yang diterima mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Artinya, peran Kodim untuk membantu memberikan informasi harus tepat guna dan tepat sasaran serta masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran TNI sebagai garda terdepan dalam memberikan bantuan serta menjadi solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Oleh karenanya, Dandim mengharapkan kepada seluruh prajurit Kodim 0210/TU dan jajarannya untuk menghimbau dan mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan putra-putrinya serta menyampaikan bahwa dalam mengikuti tahapan seleksi penerimaan Caba dan Cata TNI AD tidak dipungut biaya apapun atau gratis.
Sementara itu, Dandim 0210/TU memberikan ultimatum dengan tegas bahwa tidak ada toleransi bagi prajurit di jajaran Kodim 0210/TU yang terlibat werving atau penipuan dalam penerimaan calon prajurit TNI baik Bintara maupun Tamtama.
Selain itu, Dandim kembali mengingatkan bahwa dalam setiap pelaksanaan tugas termasuk dalam mendukung berbagai kegiatan dan program agar selalu sinergi, koordinasi dan kolaborasi serta selalu kompak dan guyub serta jangan saling menjelekkan dan menjatuhkan di antara satu dengan yang lain di lingkungan satuan. Dan yang utama lakukan dengan berani, tulus dan ikhlas.
“Mari kita saling membantu dan saling mengingatkan agar kegiatan dan program yang kita jalankan dapat berjalan dengan baik, efisien dan semaksimal mungkin, serta lakukan dengan penuh keberanian, ketulusan dan keikhlasan,” tegasnya.
Di samping itu, Dandim meminta kepada seluruh prajuritnya untuk menjaga kesehatan baik pribadi maupun keluarga.
“Tolong kita sama-sama menjaga kesehatan baik diri sendiri maupun keluarga di rumah, karena kesehatan itu sangat mahal harganya. Artinya, sehat yang kita rasakan maupun sakit yang kita alami keduanya merupakan ujian dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karenanya dikala kita sehat teruslah bersyukur dan selalu ingat kepada sang pencipta Allah Azza Wa Jalla. Dan dikala kita sakit marilah kita berdoa semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan segera diangkat penyakit yang kita derita,” ujarnya.
Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 152 Allah Berfirman: “Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”
Di tempat yang sama sebelum pengarahan dilakukan acara Korps Raport pindah satuan dan pelepasan prajurit Kodim 0210/TU atas nama Mayor Arm Guntur Sebayang yang merupakan Pabung Kabupaten Toba di jajaran Kodim 0210/TU dan bergeser menjadi Danramil 03/Berastagi Kodim 0205/Tanah Karo.
Pada kesempatan tersebut Dandim mengucapkan apresiasi dan terima kasih serta penghormatan setinggi-tingginya kepada Mayor Arm Guntur Sebayang dan keluarga yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, semangat serta etos kerja dalam membantu Kodim 0210/TU.
“Bagi prajurit yang melaksanakan pindah satuan agar mengambil yang baik serta hikmah maupun pelajaran berharga selama mengabdi di satuan Kodim 0210/TU. Tolong ingat yang baik-baiknya saja, sedang yang kurang baik agar segera dilupakan. Dan kami berdoa semoga selalu sukses dan lancar di tempat tugas yang baru,” ujarnya.
“Prajurit yang baik adalah ketika dia pindah satuan tetap menjaga nama baik satuan lama dan terus berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas di satuan baru demi menjaga citra TNI AD di dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Selain itu, di hari yang sama Dandim 0210/TU memimpin rapat baik tatap muka maupun Vicon untuk membahas kelanjutan berbagai program strategis pemerintah pusat diantaranya pembangunan jembatan, Koperasi Merah Putih serta pelaksanaan Karya Bakti di wilayah Kodim 0210/TU.
Pada kesempatan tersebut Dandim mengucapkan terima kasih dan penghargaan setulus-tulusnya atas pelaksanaan tugas yang sudah dicapai selama ini serta mengharapkan untuk ditingkatkan pada masa yang akan datang.
Dandim juga mengajak seluruh prajurit di jajaran Kodim 0210/TU untuk selalu berdoa semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, keberkahan, perlindungan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas pengabdian terbaik kepada keluarga, masyarakat, satuan, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama.(Lia Hambali)




















