ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sergai,Agaranews.com // Ombak semangat nelayan pecah di Pantai Mangrove. Kongres Pertama Aliansi Nelayan Sumatera Utara (ANSU) Bersatu resmi digelar, Selasa (20/10/2026) pukul 11.00 WIB, di Pantai Mangrove Kampung Nipah Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) – Sumut.
Acara yang mengusung tema “Menjemput Keadilan di Laut, Menolak Penghancuran Ekosistem, Memperkuat Perlindungan Sosial, dan Membela Hak Nelayan Tradisional Sumatera Utara” ini dihadiri langsung Kapolres Sergai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bupati Sergai H. Darma Wijaya.
Suasana pembukaan begitu meriah, diawali penyambutan Bupati dengan atraksi Pencak Silat Mandau Sakti Aliran Cikarang, Tari Persembahan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars ANSU Bersatu, hingga doa bersama yang dipimpin Bapak Ahyar.
Ketua Panitia Supriadi, S.Sos., dalam laporannya menegaskan, kongres berlangsung 2 hari (20-21 Oktober) berkat dukungan KIARA, FSNN dan PPNI. Ketua Umum ANSU Sutrisno, S.Sos., menekankan pentingnya kongres ini untuk memajukan kesejahteraan pesisir, sementara perwakilan FSNN Anwar Sastro Ma’ruf mengingatkan, “Nenek moyang kita pelaut, saatnya nelayan Sumut difasilitasi sarana yang memadai.
Bupati Darma Wijaya yang membuka acara secara resmi menegaskan komitmen Pemkab untuk menata permukiman dan sarana pendukung masyarakat pesisir, serta mengajak nelayan untuk ubah mindset agar lebih produktif.
Puncaknya, pemukulan gong simbolis oleh Bupati bersama Forkopimda dan pimpinan organisasi nelayan, disaksikan sekitar 300 nelayan, tokoh pesisir, Ketua Umum PPNI Ibu Jumiati dan perwakilan KIARA.
Terpisah, melalui Kasi Humas AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., Kapolres Sergai menyatakan:
“Polres Sergai sangat mendukung kongres ini sebagai forum positif memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan nelayan. Kehadiran Polri bersama Forkopimda adalah wujud sinergitas untuk memastikan kegiatan kemasyarakatan dan pengelolaan wilayah pesisir berjalan aman, tertib dan kondusif. Semoga hasilnya berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian laut Sergai,” tegas AKBP Sah Udur. (MS)




















