Labusel, AgaraNews. Com //Di balik gegap gempita pembangunan jalan oleh alat berat TMMD ke-130, ada kisah haru yang menyentuh hati di sebuah sudut Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Adalah Suroto (62), seorang buruh harian lepas yang kesehariannya hanya merawat bibit di tempat warga. Pria renta dengan kaos oblong abu-abu, topi pet hijau, dan kumis yang mulai memutih itu, selama bertahun-tahun harus bertahan hidup di dalam rumah berdinding triplek yang sudah rapuh termakan usia.
Namun Selasa (20/10/2026), mimpi itu akhirnya terjawab. Derap langkah personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu mulai menyentuh rumahnya. Bukan sekadar datang, tetapi membawa harapan baru.
Pantauan wartawan di lokasi, sejumlah personel Satgas terlihat berjibaku mengerjakan pondasi di balik dinding luar rumah Suroto. Triplek-triplek lapuk yang selama ini menjadi pelindung dari panas dan hujan, perlahan mulai digantikan dengan pondasi kokoh sebagai awal pembangunan rumah layak huni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditemui, Suroto tak kuasa menahan haru. Dengan nada terbata-bata dan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih yang tulus.
“Terimakasih kepada bapak TNI, sudah merehab rumah kami, itulah yang kami harapkan, semoga bapak-bapak TNI sukses selalu,” ungkapnya lirih, seraya tersenyum tipis di balik guratan wajah tuanya yang penuh cerita.
“Keseharian saya bekerja merawat bibit di tempat Pak Paring,” tuturnya singkat, menggambarkan betapa sederhana kehidupannya.
Suroto adalah potret nyata warga kurang mampu yang luput dari perhatian. Sebagai buruh harian lepas, penghasilannya tak mencukupi untuk sekadar memperbaiki rumahnya sendiri, apalagi membangun rumah yang layak.
Kehadiran Satgas TMMD ke-130 di Dusun Simpang Mulia disambut suka cita. Kepala Dusun Simpang Mulia, Tukiman, tak henti-hentinya menyampaikan ribuan terima kasih kepada TNI.
Ia menjelaskan, Suroto merupakan salah satu warga yang paling membutuhkan bantuan. Dengan adanya program TMMD, impian Suroto untuk memiliki rumah layak huni bersama keluarganya akhirnya terwujud.
“Terimakasih, dengan adanya program TMMD rumah Bapak Suroto terpilih dan menjadi salah satu sasaran yang dilakukan perehaban rumah tidak layak huni, menjadi layak ditempati bersama keluarganya,” jelas Tukiman di halaman depan rumah Suroto.
Menurut Tukiman, program TMMD ke-130 Kodim 0209/LB bukan hanya membangun infrastruktur fisik seperti jalan, tetapi juga membangun kemanusiaan. Rehab RTLH milik Suroto adalah bukti bahwa TNI hadir untuk rakyat kecil.
Pengerjaan sasaran fisik RTLH ini terus dipacu. Satgas TMMD ke-130 berkomitmen menyelesaikan rehab rumah Suroto tepat waktu, agar kakek 62 tahun itu segera dapat menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman bersama keluarganya.
Kisah Suroto menjadi pengingat, bahwa di balik setiap program TMMD, ada senyum dan harapan warga yang kembali merekah.(Lia Hambali)
Sumber : Pendim 0209/LB




















