Padat Penumpang, Stasiun Pondok Ranji Diserbu Ribuan Pengguna KRL Green Line Menuju Tanah Abang

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:27 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangsel, AgaraNews.com // Kepadatan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Green Line menuju Tanah Abang terjadi di Stasiun Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para calon penumpang terlihat memadati area peron dan mengantre untuk naik ke rangkaian kereta. Situasi tersebut membuat penumpang saling berebut posisi agar dapat masuk ke dalam gerbong dan melanjutkan perjalanan menuju tempat tujuan.

Sejumlah penumpang terlihat berusaha menyelip di antara antrean hingga menerobos masuk ke dalam rangkaian kereta yang tiba di stasiun. Kondisi ini menunjukkan tingginya kepadatan penumpang pada jam keberangkatan pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah situasi tersebut, petugas pengamanan tampak bersiaga di area peron. Mereka memberikan imbauan kepada calon penumpang agar tetap tertib dan bersedia menunggu rangkaian kereta berikutnya apabila belum dapat terangkut.

Petugas juga berupaya mengatur pergerakan penumpang agar proses naik dan turun kereta dapat berlangsung dengan tertib di tengah kepadatan.

Kepadatan penumpang pada pagi hari kerap menjadi tantangan dalam mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi umum untuk beraktivitas. Oleh karena itu, ketertiban saat mengantre dan mengikuti arahan petugas menjadi hal penting untuk menjaga keamanan serta kelancaran perjalanan bersama.(Lia Hambali)

Reporter : Supriyadi

Berita Terkait

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan
Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 
25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar
Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel
Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi
Jalan Menuju Gampong Pucuk Lembang Harus Diperbaiki Menyeluruh, Jangan Hanya Berfokus Pada Satu Titik Kerusakan
Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY
Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:51 WIB

25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:25 WIB

Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:19 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi Diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan

Berita Terbaru

HEADLINE

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Okt 2026 - 04:40 WIB