Tanah Karo, AgaraNews.com // Suasana haru menyelimuti Lapangan Marshalling Area Yonif TP 904/Gara Mata, Laubaleng, Kabupaten Karo, Selasa (20/10/2026). Tepat di jantung markas petarung Gara Mata, Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 904/Gara Mata, Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, S.I.P., M.Tr.Mil., secara resmi melepas kepergian prajurit terbaiknya yang akan melaksanakan pindah satuan.
Acara tradisi pelepasan prajurit pindah satuan tersebut digelar dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian prajurit selama bertugas di Yonif TP 904/Gara Mata.
Dalam amanatnya yang penuh makna, Danyonif Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa batas yang telah diberikan para prajurit selama mengabdi di bawah panji Gara Mata.
“Pindah satuan adalah bagian dari dinamika organisasi TNI AD, sebagai bentuk pembinaan karier dan kebutuhan organisasi. Namun yang terpenting adalah jiwa korsa dan persaudaraan kita tetap abadi,” tegas Danyonif dalam sambutannya.
Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita berpesan dengan nada menyentuh agar para prajurit yang akan melanjutkan pengabdian di satuan baru senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan nama baik satuan Yonif TP 904/Gara Mata dimanapun bertugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jaga disiplin, jaga integritas, jaga nama baik satuan. Tunjukkan bahwa kalian adalah prajurit Gara Mata yang Disiplin, Berani, dan Setia. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab di satuan yang baru, jadilah prajurit kebanggaan dimanapun kalian berada,” pesan Letkol Anom.
Lebih lanjut Danyonif berharap agar pengalaman dan ilmu yang didapat selama bertugas di Yonif TP 904/Gara Mata dapat menjadi bekal berharga untuk mengukir prestasi di satuan baru. Ia juga mendoakan agar para prajurit beserta keluarga senantiasa diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan pelepasan ini bukan sekadar seremonial, namun merupakan bagian dari tradisi satuan sekaligus momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa saat seluruh prajurit memberikan salam perpisahan.(Lia Hambali)
Acara ditutup dengan yel-yel kebanggaan prajurit yang menggema di seluruh penjuru markas :
Gara Mata! Disiplin, Berani, Setia!
Sumber : Penyon TP 904/GM




















