Perkuat Intelejen dan Gencar Razia 2 Kali Sepekan, Rutan Surabaya Perketat Keamanan 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:31 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, AgaraNews.com //  Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya terus memperketat pengamanan dan menjaga kondusifitas lingkungan pemasyarakatan.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui pembekalan khusus fungsi intelijen dan teknik pengumpulan informasi lapangan bagi puluhan petugas pemasyarakatan di Aula Gedung Utama Rutan Kelas I Surabaya, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, *Tristiantoro Adi Wibowo,* bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) ini menghadirkan Kanit Intelkam Polsek Waru, Polresta Sidoarjo, sebagai narasumber utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pelatihan ini, jajaran petugas baik dari bagian pengamanan maupun staf administrasi dibekali keterampilan dasar intelijen agar lebih peka terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dengan pemetaan situasi yang akurat, setiap potensi kerawanan di area blok hunian warga binaan diharapkan dapat dideteksi dan diantisipasi secara cepat, tepat, serta terukur.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo menegaskan bahwa penguatan kapasitas intelijen ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan secara keseluruhan.

“Lingkungan rutan yang aman dan tertib menjadi fondasi utama agar seluruh program pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan optimal tanpa kendala keamanan,” tegasnya.

Tak hanya pembekalan intelijen, Rutan Kelas I Surabaya juga memperketat pengawasan dengan menggelar razia minimal dua kali dalam sepekan untuk mencegah peredaran telepon seluler (HP) ilegal, pungutan liar, dan narkotika.

“Penggeledahan ini rutin kami gelar minimal dua kali dalam seminggu untuk mencegah masuknya barang terlarang seperti HP ilegal, pungli, dan narkoba,” katanya.

Dalam razia tersebut, Adi Wibowo bersama personel Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) menyisir kamar hunian warga binaan mulai dari sudut ruangan, tumpukan pakaian, fasilitas sanitasi, hingga barang-barang pribadi penghuni.

“Pengawasan terhadap barang yang masuk dan beredar menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban warga binaan,” ucapnya.

Petugas dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil agar penyisiran di setiap lorong dan blok hunian berjalan optimal. Warga binaan juga diminta kooperatif selama pemeriksaan berlangsung.

“Konsistensi untuk melakukan pengawasan dan pencegahan membuat barang yang berbahaya masuk ke dalam rutan, selain itu meminimalisir adanya pungutan liar,” terangnya.

Melalui razia berkala ini, Rutan Kelas I Surabaya berharap potensi peredaran barang terlarang dan praktik penyimpangan dapat ditekan untuk mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan dalam lingkungan yang aman, bersih, dan berintegritas.(Lia Hambali)

Reporter : Supriyadi

Berita Terkait

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan
Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 
25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar
Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel
Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi
Jalan Menuju Gampong Pucuk Lembang Harus Diperbaiki Menyeluruh, Jangan Hanya Berfokus Pada Satu Titik Kerusakan
Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY
Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:51 WIB

25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:25 WIB

Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:19 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi Diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan

Berita Terbaru

HEADLINE

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Okt 2026 - 04:40 WIB