Viral Opang di Pondok Ranji, Polsek Ciputat Timur Tempuh Jalur Damai – Pelaku Wajib Lapor 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:22 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciputat, AgaraNews.com //Polsek Ciputat Timur memastikan peristiwa yang sempat viral di media sosial benar terjadi pada Selasa (20/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di depan exit Stasiun Pondok Ranji Lama, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Pelaku yang diketahui merupakan seorang ojek pangkalan (opang) telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur. Setelah dilakukan mediasi, pihak perekam video berinisial K dan pengunggah di media sosial sepakat untuk tidak melanjutkan laporan, serta telah memaafkan pelaku usai bertemu dengan keluarga.

Meski telah berdamai, Polsek Ciputat Timur tetap memberikan sanksi berupa kewajiban wajib lapor kepada pelaku sebagai langkah pengawasan demi menjaga ketertiban bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, S.H., M.H., menegaskan pihaknya selalu mengedepankan prinsip _ultimum remedium_ dalam penegakan hukum, yakni penggunaan pidana sebagai upaya terakhir jika jalur penyelesaian lain tidak tercapai.

“Kami sudah melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Alhamdulillah semua dapat diselesaikan secara damai. Namun, pelaku tetap dikenakan wajib lapor agar ada pengawasan. Prinsip kami, penegakan hukum dilakukan secara proporsional, dengan mendahulukan langkah persuasif dan humanis,” jelas Kompol Bambang Askar Sodiq.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Ciputat Timur berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak segan melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana atau gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

“Kami mohon dukungan seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Ciputat Timur. Jika ada tindak pidana atau gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, Polsek Ciputat Timur berharap ke depan kasus serupa dapat dicegah dan masyarakat semakin mengedepankan penyelesaian yang damai serta menghormati aturan hukum.(Lia Hambali)

Reporter : Supriyadi

Berita Terkait

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan
Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 
25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar
Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel
Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi
Jalan Menuju Gampong Pucuk Lembang Harus Diperbaiki Menyeluruh, Jangan Hanya Berfokus Pada Satu Titik Kerusakan
Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY
Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:51 WIB

25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:25 WIB

Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:19 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi Diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan

Berita Terbaru

HEADLINE

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Okt 2026 - 04:40 WIB