Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:05 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , AgaraNews. Com — Kepolisian Sektor (Polsek) Koja, Jakarta Utara, menggelar kegiatan Police Go to School melalui program Bapak Asuh di SMK Tanjung Priok 1, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Jaga Lingkungan dan Jaga Warga, sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, personel Polsek Koja menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para pelajar. Materi yang diberikan antara lain imbauan untuk menjauhi kenakalan remaja, tidak terlibat tawuran, serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edukasi tersebut menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk mendorong pelajar memahami risiko perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.Selain menyasar kalangan pelajar, petugas turut mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban melaporkan tamu yang menginap lebih dari 1 x 24 jam kepada pengurus RT dan RW setempat, sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor), antara lain dengan menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AKP Hendry Hartanto, S.H., selaku Kanit Reskrim Polsek Koja, Aiptu Hendrik Utomo, S.H., dan Kasie Humas Polsek Koja Aipda Hendrik Marbun,SH., dari Polsubsektor Koja, serta Bripka Edhi Kuswanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lagoa.

Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara polisi, pihak sekolah, pelajar, dan masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Kasie Humas Aipda Hendrik Marbun, SH., memberikan arahan kepada pelajar agar fokus belajar dan tidak terhasut untuk ikut tawuran, serta aksi unjuk rasa anarkis.Raihlah cita – cita setinggi mungkin dan bisa membanggakan orang tua,” pesan Aipda Hendrik Marbun dihadapan pelajar.

Reskrim Polsek Koja, AKP Hendry Hartanto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Police Go to School menjadi salah satu upaya membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar dapat menjauhi tawuran dan berbagai bentuk kenakalan remaja, serta mampu menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami juga mengajak orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan pendampingan kepada generasi muda,” ujar AKP Hendry Hartanto.

AKP Hendry Hartanto juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Laporan dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas setempat, Polsek Koja, atau melalui layanan kepolisian 110.

Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif, Polsek Koja mendorong terwujudnya lingkungan sekolah dan permukiman yang lebih aman, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban di wilayah Jakarta Utara.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 
25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar
Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel
Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi
Jalan Menuju Gampong Pucuk Lembang Harus Diperbaiki Menyeluruh, Jangan Hanya Berfokus Pada Satu Titik Kerusakan
Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY
Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar
Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi Diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Police Go to School, Polsek Koja Ajak Pelajar Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Terkait Dugaan Kasus Asusila di SMAN 1 Genteng, Rofiq Azmi Rencanakan Hearing Dengan DPRD Banyuwangi 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:51 WIB

25 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tanpa Gaji, Bu Mistiyem asal Pagak Malang Dideportasi Usai Tuntut Hak Rp1,4 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Laporkan Fenny Frans ke Polda Sulsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Soroti Sikap Majelis Hakim PN Subang, Tim Advokat Rikha Permatasari Resmi Adukan ke KY

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:25 WIB

Penasihat Hukum Arnol Sinaga Apresiasi Kapolri dan Jajaran Polda Banten Tangani Kasus Dugaan Penipuan RP 9 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:19 WIB

Skandal 48 Ton Pupuk Subsidi Diduga “Raib”. Plt Kadis Pertanian Madina Didesak Copot Izin Kios UD Rizki Roburan

Berita Terbaru

HEADLINE

Bullying Gagal Teratasi, Islam Kaffah Hadir Jadi Solusi

Rabu, 21 Okt 2026 - 04:40 WIB