Mobil Operasional SPPG Malintang, Diduga Sengaja Gunakan Pertalite. Aktivis Bereaksi Keras

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:43 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Panyabungan,com – Komitmen profesionalisme dan transparansi program ketahanan pangan nasional kembali dinodai oleh perilaku ugal-ugalan oknum di lapangan. Satu unit armada mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Malintang di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) kepergok tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gunung Tua- Mompang Julu Jln Trans Sumatera.

Berdasarkan bukti dokumentasi visual yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 11:02 WIB. Mobil operasional dengan plat kenderaan BK 8767 CJ jenis minibus berlogo resmi Badan Gizi Nasional Republik Indonesia tersebut dengan santai mengantre di nozzle pengisian Pertalite nomor 3 yang notabene merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) milik hak rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika langsung dikonfirmasi media di lapangan, penumpang armada operasional MBG ini mengaku dari SPPG Malintang. Sedangkan sopir bersikeras meminta identitas media.

Aksi ini langsung memicu reaksi keras dari kalangan aktivis dan penggiat transparansi anggaran. Perilaku ini dinilai sebagai tamparan keras bagi kredibilitas Kepala BGN yang baru saja dilantik untuk mengawal program strategis negara, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Forum MP4 (Mahasiswa Pemuda Pemantau Pemerintahan dan Pelayanan Publik) Arief Azka Batubara kepada pers (22/10) menyebutkan pengisian BBM bersubsidi oleh kendaraan operasional instansi pemerintah/lembaga negara ini memicu indikasi pelanggaran regulasi serius yang fatal.

“Praktek illegal oleh armada SPPG ini diduga kuat melanggar instruksi Internal dan Ketegangan Direktorat Pengawasan BGN. Penegasan dari Dir Tauwas BGN menyatakan kendaraan operasional program MBG dibiayai uang negara dan wajib menggunakan BBM Non-Subsidi. Jenis BBM Pertalite yang diisi untuk operasional mobil MBG adalah pelanggaran serius dengan ancaman pembekuan operasional (suspend) bagi unit pelayanan yang melanggar aturan” tegas Arief Azka.

Dia juga menambahkan, kejadian ini diduga kuat pelanggaran serius terhadap Peraturan Presiden (Perpres) No. 191 Tahun 2014 Pembatasan konsumen pengguna Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Pertalite dilarang keras dikonsumsi oleh kendaraan dinas instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun TNI/Polri. Pelanggaran alokasi kuota energi subsidi negara yang dibiayai oleh APBN.

Ditambahkan, UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Pasal 53) meenegaskan larangan penyalahgunaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak yang disubsidi pemerintah. Jerat pidana kurungan serta denda materiil atas pemanfaatan hak yang bukan peruntukannya.

Arief Azka yang mantan aktivis HMI UIN Sumut ini meminta Kepala BGN Pusat untuk menindak tegas SPPG Malintang.

“Ini bukan sekadar masalah salah isi bensin, ini adalah mentalitas koruptif oknum. Bagaimana mungkin program nasional yang didanai triliunan rupiah uang negara, mobil operasionalnya masih tega merampas hak subsidi masyarakat miskin di Mandailing Natal” tegas Arief Azka.

Pihaknya mendesak Kepala Badan Gizi Nasional untuk segera
Memanggil dan memeriksa Kepala SPPG Malintang serta oknum pengemudi yang bersangkutan atas dugaan penyalahgunaan fasilitas negara.

Kepala BGN Pusat juga didesak untuk memberikan sanksi pencopotan atau suspend izin operasional secara tegas sesuai pakta integritas lembaga.

Dia meminta agar diperketat pengawasan penggunaan digitalisasi QR Code subsidi dengan tepat sasaran agar tidak disalahgunakan oleh aset berplat dinas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Malintang maupun perwakilan resmi Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Sumatera Utara belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden memalukan tersebut.
(Magrifatulloh/Lia Hambali).

Berita Terkait

Mutiara Store Perkuat Posisi sebagai Pusat Grosir HP Second Berkualitas di Surabaya, Bos Uchild Utamakan Kepercayaan dan Kepedulian
Pondasi Kokoh, Harapan Baru Suroto : “Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Rumah Layak Huni”
Gunakan LPG 3 Kg Subsidi dan Cuci Ompreng Sembarangan, SPPG Sibaruang Siabu Diduga Tabrak Aturan BGN 
Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE
Jalin Kebersamaan Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Komsos Bersama Perangkat Nagari
Eratkan Keharmonisan Dengan Warga Binaan, Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Melaksanakan Komsos
Babinsa Bantu Evakuasi Pohon Tumbang yang Menutup Akses Jalan di Dusun Dalam, Kota Pariaman
Pererat Silaturahmi, Bersama Bhabinkamtibmas Babinsa Melaksanakan Komsos bersama Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:59 WIB

Mutiara Store Perkuat Posisi sebagai Pusat Grosir HP Second Berkualitas di Surabaya, Bos Uchild Utamakan Kepercayaan dan Kepedulian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Pondasi Kokoh, Harapan Baru Suroto : “Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Rumah Layak Huni”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:47 WIB

Gunakan LPG 3 Kg Subsidi dan Cuci Ompreng Sembarangan, SPPG Sibaruang Siabu Diduga Tabrak Aturan BGN 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Mobil Operasional SPPG Malintang, Diduga Sengaja Gunakan Pertalite. Aktivis Bereaksi Keras

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Jalin Kebersamaan Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Komsos Bersama Perangkat Nagari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Eratkan Keharmonisan Dengan Warga Binaan, Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Melaksanakan Komsos

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Babinsa Bantu Evakuasi Pohon Tumbang yang Menutup Akses Jalan di Dusun Dalam, Kota Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pererat Silaturahmi, Bersama Bhabinkamtibmas Babinsa Melaksanakan Komsos bersama Warga Binaan

Berita Terbaru