ACEH TENGGARA – Agaranews.com// Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Aceh Tenggara. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Darul Hasanah turun langsung menyambangi warga di Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah, Senin (2/11/2026).
Tidak sekadar berpatroli, personel kepolisian juga berdialog dengan masyarakat, khususnya warga yang memiliki lahan perkebunan dan bekerja di sektor pertanian. Mereka diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan serta menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (K2YD) tersebut, petugas menyampaikan edukasi secara langsung kepada warga. Pendekatan dialogis dipilih agar pesan pencegahan karhutla dapat dipahami dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Petugas mengingatkan, kebiasaan membakar lahan untuk membersihkan kebun dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi cuaca kering dan angin bertiup kencang.
Api yang semula kecil bukan tidak mungkin merambat ke perkebunan lain, kawasan hutan, bahkan mendekati permukiman warga. Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat dan menimbulkan kerugian ekonomi.
Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat berujung pada konsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., melalui Kapolsek Darul Hasanah, mengajak seluruh masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi karhutla.
Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat, terutama warga yang beraktivitas di sekitar kawasan perkebunan dan hutan, menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat titik api, kepulan asap, atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.
Di sisi lain, patroli dialogis K2YD tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui kegiatan ini, Polsek Darul Hasanah berharap masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan dan menjadikan pencegahan karhutla sebagai tanggung jawab bersama.
Jaga hutan, lindungi lingkungan. Sebab, mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada memadamkan api yang telanjur meluas.
Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Ady

























