Depok, AgaraNews.com // Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok, yang juga Anggota DPRD Kota Depok, Binton Jhonson Nadapdap, http://S.Sos., M.M., menegaskan kesiapan penuh jajarannya menghadapi Pemilu mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Depok yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026).
Rakorda tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dan sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari perwakilan DPW PSI Jawa Barat, jajaran DPD, DPC, hingga pengurus ranting PSI se-Kota Depok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Binton, semangat dan kesiapan organisasi PSI di Depok saat ini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Struktur kepengurusan kini telah terbangun secara menyeluruh.
“Hari ini kami bersaksi bahwa PSI Kota Depok sudah memiliki pengurus DPD di tingkat kota sebanyak 59 orang, pengurus di 11 kecamatan, dan 630 pengurus di tingkat kelurahan. Setelah Rakorda ini, kami bukan hanya sampai kelurahan, tapi akan masuk sampai tingkat RT dan RW,” tegas Binton.
Terkait maraknya kader dari partai lain yang bergabung ke PSI, Binton menilai hal tersebut adalah hal yang wajar dalam dinamika politik.
“Masyarakat hari ini sudah semakin pintar. Kepindahan itu hal wajar dalam berpolitik, apa yang menjadi harapan dia pasti akan dicari. Semua punya inspirasi dan cita-cita luhur untuk membangun bangsa,” ujarnya.
Salah satu daya tarik yang membuat banyak kader tertarik, tidak lepas dari pengaruh besar Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
“Memang nama besar Pak Jokowi tidak bisa kita pungkiri, pengaruhnya dalam politik sangat dahsyat,” katanya.
Binton juga terbuka mengevaluasi hasil Pemilu 2019 lalu. Saat itu PSI Depok meraih 49.620 suara, namun belum memperoleh satu kursi pun di DPRD Kota Depok.
“Dulu kami tidak dapat kursi, padahal suara kami 49.620. Partai lain dengan suara jauh lebih kecil bisa dapat dua kursi. Itu karena strategi penempatan calon yang belum optimal, distribusinya belum normal,” jelasnya.
Berbekal pengalaman manajerialnya, Binton kini telah menyusun strategi dan pemetaan yang lebih matang, bahkan menuangkannya dalam karya tulis yang dijadikan panduan bagi seluruh jajaran.
Menatap Pemilu mendatang, PSI Depok menetapkan target ambisius meraih minimal 6 kursi di DPRD Kota Depok dan hadir di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).
“Kami mohon dukungan media dan kami juga mengajak partai lain untuk saling mendukung, tidak saling menjatuhkan. Harapan kami, dengan kerja keras dan membangun sistem yang kuat, Insya Allah jika Tuhan berkenan, kami targetkan minimal 6 kursi hadir di setiap Dapil. Ini akan menjadi sejarah baru PSI di Kota Depok,” pungkas Binton.
Sementara itu, Kaesang Pangarep menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPD PSI Kota Depok atas terbentuknya struktur kepengurusan partai hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
Di sela kegiatan, Kaesang juga menyempatkan diri mengunjungi stan UMKM binaan PSI Kota Depok. Dia membeli sejumlah makanan ringan yang dijajakan pedagang, mulai dari Mie Gomak, pulut goreng hingga biji ketapang.
“Apa ini, oh mie gomak, ada berapa? boleh deh saya minta tiga saja,” ucap Kaesang.
Dalam Rakorda kali ini, PSI Depok memilih memusatkan kegiatan pada konsolidasi internal tanpa mengundang kepala daerah maupun perwakilan partai politik lain. Langkah tersebut dilakukan agar kader bisa menyamakan visi dan memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.(Lia Hambali)
Reporter : Supriyadi

























