Listrik Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Harus Turun Tangan! Jangan Biarkan Kinerja Bawahan Jadi Beban Rakyat

AGARA NEWS

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 15:48 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN, 4 November 2026 — Pelayanan kelistrikan di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, kembali menuai keluhan masyarakat. Pasokan listrik yang kerap mati hidup dan tidak stabil memunculkan pertanyaan serius terhadap kualitas pelayanan serta kinerja jajaran PT PLN yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut.

Kondisi ini bukan sekadar gangguan teknis biasa. Ketidakstabilan pasokan listrik telah membuat masyarakat resah karena aktivitas rumah tangga maupun pekerjaan sehari-hari ikut terganggu. Bahkan, warga khawatir kondisi listrik yang berulang kali padam dan menyala dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik, seperti televisi, kulkas, komputer, mesin pompa air, dan perangkat elektronik lainnya.

Nurdin, salah seorang warga Blangkejeren, mengeluhkan kondisi kelistrikan yang dinilai belum memberikan kenyamanan kepada pelanggan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pasokan listrik yang stabil, bukan kondisi mati hidup yang terus menimbulkan keresahan dan kekhawatiran terhadap kerusakan barang elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan ini sekaligus memunculkan desakan agar manajemen PLN di tingkat pusat tidak hanya menerima laporan administratif dari jajaran daerah, tetapi turun melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja bawahannya yang bertanggung jawab atas pelayanan kelistrikan di Blangkejeren.

PLN pusat diminta mengevaluasi kinerja pimpinan unit pelayanan, jajaran teknis, hingga petugas operasional yang menangani jaringan distribusi listrik di wilayah Gayo Lues. Evaluasi harus menyentuh persoalan nyata di lapangan, termasuk kualitas pemeliharaan jaringan, kesiapan peralatan, penanganan gangguan, serta kemampuan jajaran terkait menjaga kestabilan pasokan listrik.

Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang, sementara masyarakat hanya menjadi pihak yang menanggung dampak buruk dari pelayanan yang tidak stabil. Jabatan dan tanggung jawab dalam struktur organisasi PLN seharusnya sejalan dengan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan.

Undang-Undang Nomor tiga puluh Tahun dua ribu sembilan tentang Ketenagalistrikan dan ketentuan mengenai tingkat mutu pelayanan tenaga listrik menjadi landasan penting bahwa pelayanan kepada konsumen harus memenuhi standar yang telah ditetapkan. Regulasi tersebut tidak boleh sekadar menjadi dokumen formalitas, tetapi harus diwujudkan melalui pelayanan yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Masyarakat juga mempertanyakan bagaimana pengawasan internal PLN terhadap kinerja jajaran di daerah dilakukan. Jika gangguan listrik terus terjadi, sudah sepatutnya manajemen melakukan pemeriksaan dan memastikan apakah persoalan tersebut disebabkan faktor teknis, lemahnya pemeliharaan, keterbatasan infrastruktur, atau persoalan manajemen operasional.

PLN pusat jangan menutup mata terhadap keluhan pelanggan di daerah. Masyarakat Blangkejeren memiliki hak yang sama untuk menikmati pelayanan listrik yang stabil, aman, dan layak sebagaimana pelanggan di wilayah lainnya.

Jangan hanya menuntut pelanggan membayar tagihan tepat waktu, tetapi kualitas pelayanan justru dibiarkan menjadi persoalan berulang. Evaluasi kinerja harus dilakukan secara objektif, transparan, dan disertai langkah perbaikan yang terukur.

Kini masyarakat menunggu tindakan nyata manajemen PLN. Persoalan listrik mati hidup di Blangkejeren harus segera ditangani, bukan dibiarkan menjadi keluhan berkepanjangan. PLN pusat perlu memastikan setiap jajaran di bawahnya benar-benar menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. (*)

Berita Terkait

Pembuatan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
Jarak Tempuh Lebih dari Satu Jam dari Blangkejeren, Kebakaran Besar di Telege Jernih Gayo Lues Hanguskan 18 Rumah dan Satu Damkar Terangun Dilarikan ke Puskesmas
Warga Kampung Pepelah Hadiri Wasbang dan Bela Negara di Posko TMMD
Anggota DPRK Gayo Lues Ibnu Hasyim Sampaikan Pentingnya Keterlibatan Tenaga Ahli dalam Penanganan Sungai Teripe dari Kampung Badak hingga Blangjerango
Prospek Budidaya Nilam Menjanjikan, Ibrahim Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Aceh Tenggara
Anggota DPRK Abdussalam Desak Bupati Gayo Lues Evaluasi Distanbun, Empat Juta Bibit Kopi GERETEK Terancam Jadi Program Gagal Tanpa Realisasi
BNPB Dinilai Gagal Total di Gayo Lues, Jembatan Gantung Desa Pasir Putus dan Warga Harus Tarik Jenazah Pakai Tali di Tengah Banjir

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:22 WIB

Lampu Biru Polisi Menyala di Jalanan Aceh Tenggara, Patroli Digencarkan Cegah Kecelakaan

Kamis, 5 November 2026 - 14:43 WIB

Sopir Pribadi di Penjaringan Diduga Curi Laptop Milik Pengendara, Korban Rugi Rp30 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:40 WIB

Polsek Metro Penjaringan Ungkap Dugaan Pencurian Yamaha RX King, Kerugian Korban Ditaksir Rp18 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:36 WIB

Pemilik Uang Palsu Rp980 Juta Ditangkap, Polda Lampung Berhasil Terus Dalami Perkara

Kamis, 5 November 2026 - 14:33 WIB

Polda Lampung Berhasil Ungkap 5 Kasus Narkotika, Amankan 10 Tersangka dan Selamatkan 429.683 Jiwa

Kamis, 5 November 2026 - 14:27 WIB

Satlantas Polres Metro Jakarta Utara Gelar Edukasi Tertib Berlalu Lintas dalam Ops Patuh Jaya 2026

Kamis, 5 November 2026 - 14:22 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Korsabhara Baharkam Polri Siagakan Personel dan Satwa Hadapi Bencana 2026

Kamis, 5 November 2026 - 14:17 WIB

Heboh Tangkap Lepas Bos Gebosan Emas di Nagajuang, Kapolsek Siabu Iptu A.J. Nasution Belum Beri Penjelasan

Berita Terbaru