Tanah Karo, AgaraNews.com // Komitmen Kejaksaan Negeri Karo dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan transparan dan berkualitas kembali ditunjukkan. Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Karo, Agusta Kanin, SH., MH, yang diwakili Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN), Sri Ulina Sinulingga, SH., MH, dan Dame Rasita Bangun, SH, melaksanakan kunjungan lapangan (site visit) terhadap pendampingan hukum kegiatan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), Rabu (04/11/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Jaksa Pengacara Negara dalam memberikan Pendampingan Hukum (Legal Assistance) kepada pemerintah daerah. Kehadiran tim JPN di lapangan bertujuan untuk melakukan monitoring secara langsung guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, kontrak kerja, serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Fokus utama pendampingan ini adalah untuk memastikan aspek volume pekerjaan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kualitas pekerjaan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) konstruksi. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat merugikan keuangan negara dan membahayakan keselamatan masyarakat sebagai pengguna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami hadir untuk memberikan pendampingan, bukan untuk mencari kesalahan. Tujuannya agar pembangunan ini bisa berjalan lancar, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, serta terhindar dari potensi permasalahan hukum di kemudian hari,” ujar perwakilan Tim JPN Kejari Karo di lokasi kegiatan.
Dengan adanya pendampingan hukum dari Kejari Karo ini, diharapkan pelaksanaan pembangunan Tembok Penahan Tanah dapat berjalan optimal, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta menjadi wujud nyata pencegahan tindak pidana korupsi melalui pendekatan preventif.
Langkah proaktif Kejari Karo ini mendapat apresiasi, karena menunjukkan peran kejaksaan tidak hanya sebagai penegak hukum represif, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Karo. (Lia Hambali)

























