Tanah Karo, AgaraNews.com // Kabar gembira untuk 500 keluarga di Kabupaten Karo,..!!!
Pemerintah Kabupaten Karo resmi memperoleh alokasi *500 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)* dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Bantuan ini untuk mengubah rumah tidak layak huni menjadi rumah yang layak, sehat, dan aman.
Tanda dimulainya program itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah penerima bantuan BSPS di Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi, Jumat (6/11/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Karo, *Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Br Sitepu, S.E., S.H., M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat dan DPD RI atas perhatian besar untuk masyarakat Karo.
Alokasi 500 unit ini adalah kesempatan besar. Ini untuk keluarga-keluarga kita yang selama ini masih tinggal di rumah yang belum layak. Kita pastikan bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,tegas Bupati Karo.
Sementara itu, Ketua Komite II DPD RI, Badikenita Br Sitepu, mengungkap perjuangan di balik angka 500 ini.
“Kabupaten Karo sebelumnya mengusulkan 1.200 unit. Setelah proses verifikasi yang ketat, 500 unit disetujui untuk direalisasikan. Kita berharap persiapan ke depan semakin matang, agar tahun depan bisa lebih banyak lagi masyarakat yang merasakan,” ujarnya.
Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Harapan Baru
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karo, Hendrik Tarigan, beserta sejumlah pihak terkait.
Melalui program BSPS ini, Pemkab Karo terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya satu: tidak ada lagi keluarga di Karo yang tinggal di rumah yang tidak layak.
Karena bagi 500 keluarga penerima manfaat, bantuan ini bukan sekadar semen dan bata. Ini adalah awal dari kehidupan yang lebih sehat, lebih aman, dan lebih bermartabat.(Lia Hambali)
Sumber : Diskominfo

























