Sulut, AgaraNews. Com // Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan TIMPORA Kecamatan Pinogaluman menggelar rapat koordinasi di Hotel Bolmut, Sulut. Rapat ini mengangkat tema “Penguatan Fungsi Pengawasan Orang Asing dalam Mendukung Pembangunan dan Menjaga Stabilitas Keamanan Daerah”.
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Rahmat Ravid Pontoh, menekankan bahwa arus globalisasi telah membawa dampak nyata berupa mobilitas lintas negara hingga ke wilayah Bolmut. Keberadaan orang asing menghadirkan dua sisi: peluang pembangunan dan potensi ancaman. Karena itu, fungsi pengawasan orang asing tidak hanya menjadi tugas Imigrasi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh instansi.
Kepala Kantor Imigrasi Kotamobagu, Harapan Nasution, menegaskan bahwa jajaran Imigrasi membentuk Timpora sebagai wadah koordinasi lintas instansi untuk memastikan pengawasan orang asing (POA) berjalan terkoordinir. Ia juga menekankan bahwa penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin yang melibatkan orang asing menjadi salah satu fokus perhatian Timpora.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat Timpora kali ini juga menghadirkan perwakilan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara melalui Kabid Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, James Sembel. Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa tema yang diangkat sangat tepat bagi Bolmut, mengingat potensi masuknya investasi asing yang bisa berdampak ganda: membuka lapangan kerja sekaligus memunculkan kecemburuan sosial jika tenaga kerja asing tidak diawasi dengan baik.
Rapat Timpora Bolmut 2025 diakhiri dengan penekanan pentingnya memperkuat mekanisme informasi dari tingkat desa hingga kabupaten, optimalisasi aplikasi APOA dan aplikasi inovasi Kantor Imigrasi Kotamobagu yakni i-CARE, serta penyusunan langkah tindak lanjut berupa operasi gabungan insidental di wilayah tertentu. Dengan demikian, keberadaan orang asing dapat terus dipantau secara tepat sasaran, sehingga Bolmut tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan kondusif bagi pembangunan serta investasi yang sah. ( JS)

































