Ketum IKAP2S Indonesia Minta Kapolri Klarifikasi Penggerebekan Ponpes di Jateng: Buktikan Visi-Misi Polri Bukan Sekadar Pencitraan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 13:48 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews.com // Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Antar Pondok Pesantren dan Simpatisan (DPP IKAP2S) Indonesia, Umar Faruq, meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) memberikan klarifikasi secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab terkait tindakan penggerebekan di lingkungan pondok pesantren di Jawa Tengah.

Menurutnya, peristiwa tersebut perlu mendapatkan penjelasan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya kalangan pesantren.

Umar Faruq menegaskan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan, dakwah, dan pembinaan karakter bangsa yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perjalanan sejarah Indonesia. Oleh karena itu, setiap tindakan aparat penegak hukum di lingkungan pesantren harus dilakukan secara profesional, proporsional, serta berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penegakan hukum memang harus didukung, tetapi pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan hak asasi manusia, kehormatan lembaga pendidikan, serta perlindungan terhadap para santri,” tegasnya.

Ia meminta Kapolri menjelaskan secara terang kepada publik mengenai dasar hukum penggerebekan, alasan tindakan kepolisian, prosedur yang digunakan, serta dugaan tindak pidana yang menjadi dasar dilakukannya tindakan tersebut. Apabila terdapat dugaan pelanggaran prosedur oleh anggota kepolisian, maka harus dilakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan.

“Jangan sampai visi dan misi Polri yang mengedepankan pendekatan humanis, profesional, transparan, dan berkeadilan hanya berhenti pada slogan. Masyarakat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar pencitraan. Kapolri harus memastikan bahwa setiap anggota kepolisian menjalankan tugas berdasarkan hukum, menghormati hak masyarakat, dan tidak bertindak sewenang-wenang,” tegas Umar Faruq.

Menurutnya, kritik terhadap tindakan aparat kepolisian bukan berarti menolak penegakan hukum. Sebaliknya, kritik merupakan bagian dari kontrol sosial dalam negara demokrasi agar institusi kepolisian semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

DPP IKAP2S Indonesia juga meminta agar perlindungan terhadap santri, khususnya anak-anak dan perempuan, menjadi perhatian serius dalam setiap tindakan kepolisian di lingkungan pondok pesantren. Jangan sampai tindakan penegakan hukum justru menimbulkan trauma, ketakutan, atau dampak psikologis terhadap para santri yang sedang menempuh pendidikan.

“Pesantren bukan tempat yang kebal hukum, tetapi juga bukan tempat yang boleh diperlakukan secara sewenang-wenang. Jika ada pelanggaran hukum, silakan diproses sesuai ketentuan. Namun, jika ada pelanggaran prosedur oleh aparat, harus ditindak tegas. Hukum harus berdiri tegak tanpa pandang bulu,” tambahnya.

Sebagai organisasi yang menghimpun keluarga alumni antar pondok pesantren dan simpatisan dari berbagai daerah, DPP IKAP2S Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga kehormatan pesantren, memperjuangkan perlindungan santri, serta mendorong tegaknya supremasi hukum.(Lia Hambali)

Reporter : Supriyadi

Berita Terkait

LPP Atlantara Hadir Kawal Marwah Pendidikan Makassar, Sinergi dengan Kejari Jaga Martabat Guru
Cat Pintu dan Kusen Mulai Mempercantik Rumah Edi Harahap, Sentuhan Satgas TMMD ke-130 Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Sederhana
Dari Rumah Sederhana Menuju Harapan Baru, Sentuhan Tulus Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Hampir Sempurnakan Hunian Bapak Edi Harahap di Labusel
Potret Haru di Ujung Negeri : Lelah Jaga NKRI Sepanjang Malam, Prajurit TNI Tertidur Beralaskan Tanah di Perbatasan Papua
Jaga Kamtibmas, Babinsa Koramil 08/Tigabinanga Patroli Kolaborasi Bersama Warga
Babinsa Kodim 0205/TK Kawal Pembangunan Kopdes Merah Putih di Tigabinanga, Progress Capai 100 Persen
Siaga Lahar Dingin Sinabung, Kodim 0205/TK Patroli dan Imbau Warga Waspada Radius 3 KM
Kunjungi Lokasi TMMD, Ini Yang Dilakukan Tim Wasev Korem 072/Pamungkas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:42 WIB

LPP Atlantara Hadir Kawal Marwah Pendidikan Makassar, Sinergi dengan Kejari Jaga Martabat Guru

Selasa, 3 November 2026 - 23:33 WIB

Cat Pintu dan Kusen Mulai Mempercantik Rumah Edi Harahap, Sentuhan Satgas TMMD ke-130 Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Sederhana

Selasa, 3 November 2026 - 23:26 WIB

Dari Rumah Sederhana Menuju Harapan Baru, Sentuhan Tulus Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Hampir Sempurnakan Hunian Bapak Edi Harahap di Labusel

Selasa, 3 November 2026 - 23:20 WIB

Potret Haru di Ujung Negeri : Lelah Jaga NKRI Sepanjang Malam, Prajurit TNI Tertidur Beralaskan Tanah di Perbatasan Papua

Selasa, 3 November 2026 - 23:11 WIB

Jaga Kamtibmas, Babinsa Koramil 08/Tigabinanga Patroli Kolaborasi Bersama Warga

Selasa, 3 November 2026 - 23:02 WIB

Siaga Lahar Dingin Sinabung, Kodim 0205/TK Patroli dan Imbau Warga Waspada Radius 3 KM

Selasa, 3 November 2026 - 22:28 WIB

Kunjungi Lokasi TMMD, Ini Yang Dilakukan Tim Wasev Korem 072/Pamungkas

Selasa, 3 November 2026 - 22:26 WIB

Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates

Berita Terbaru