Memasuki Hari Ketiga, Nelayan 60 Tahun Hilang di Perairan Idi Cut Belum Ditemukan

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR, Agaranews.com – Upaya pencarian terhadap Abdul Mutalib (60), seorang nelayan asal Gampong Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, yang hilang di perairan Idi Cut, masih terus dilakukan. Memasuki hari ketiga, Sabtu (31/10/2026), tim gabungan kembali menyisir kawasan perairan untuk menemukan keberadaan korban.

 

Pencarian melibatkan personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Timur bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan tim SAR Kabupaten Aceh Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hingga hari ketiga operasi pencarian, Abdul Mutalib belum berhasil ditemukan. Tim gabungan terus berupaya memperluas pencarian dengan memperhatikan kondisi arus laut, angin, dan gelombang di sekitar lokasi kejadian.

 

Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Ade Candra, S.H., M.H., menjelaskan, peristiwa nahas tersebut bermula ketika Abdul Mutalib melaut bersama seorang anak buah kapal (ABK), Sawalludin (25), pada Rabu (28/10/2026) malam.

 

Keduanya berangkat menggunakan boat jalo atau sampan untuk mencari ikan di perairan Idi Cut. Namun, perjalanan pulang yang semestinya menjadi akhir aktivitas melaut berubah menjadi musibah.

Saat itu, boat yang mereka gunakan mengalami kerusakan pada bagian kemudi ketika berada sekitar tiga mil laut dari bibir pantai Idi Cut.

 

Abdul Mutalib kemudian berinisiatif memperbaiki kemudi tersebut dengan cara menyelam ke bawah boat. Setelah berhasil melakukan perbaikan, korban berusaha kembali naik ke perahu.

 

Namun, kondisi laut yang tidak bersahabat membuat situasi berubah drastis. Ombak disertai angin kencang menghantam boat hingga menyebabkan Abdul Mutalib terjatuh ke laut.

 

Melihat rekannya terjatuh, Sawalludin sempat berusaha memberikan pertolongan. Ia berupaya mempertahankan pegangan terhadap korban di tengah kondisi laut yang bergelombang.

 

Akan tetapi, kuatnya arus dan tiupan angin membuat boat mereka semakin hanyut menjauh. Dalam situasi yang membahayakan tersebut, Abdul Mutalib akhirnya melepaskan pegangannya agar Sawalludin dapat menyelamatkan diri.

 

Sawalludin kemudian berjuang berenang menuju daratan. Sekitar pukul 01.00 WIB, ia berhasil mencapai pantai di kawasan Alue Dua Muka O, Kecamatan Idi Rayeuk.

 

Sementara itu, Abdul Mutalib tidak berhasil menyelamatkan diri dan hingga kini masih dinyatakan hilang.

 

AKP Ade Candra mengatakan, pencarian terhadap korban terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait. Pihaknya berharap kerja sama tim gabungan dan informasi dari masyarakat dapat membantu menemukan keberadaan nelayan tersebut.

 

“Pencarian terus kami lakukan bersama unsur terkait. Kami berharap korban segera ditemukan. Kami juga meminta masyarakat, khususnya para nelayan yang melaut di sekitar perairan Idi Cut, agar segera memberikan informasi apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Ade Candra, Sabtu (31/10/2026).

Selain melanjutkan pencarian, Satpolairud Polres Aceh Timur juga mengingatkan masyarakat pesisir, terutama para nelayan, agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika melaut.

 

Menurut Ade Candra, kondisi cuaca, arah angin, dan tinggi gelombang harus menjadi pertimbangan utama sebelum nelayan memutuskan untuk berangkat mencari ikan.

 

Nelayan juga diminta memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak, serta melengkapi perlengkapan keselamatan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan di laut.

 

“Jangan memaksakan diri melaut ketika cuaca tidak bersahabat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pastikan kondisi perahu layak digunakan dan alat keselamatan tersedia agar risiko kecelakaan di laut dapat diminimalkan,” imbaunya.

 

Operasi pencarian terhadap Abdul Mutalib masih menjadi perhatian petugas gabungan. Di tengah upaya penyisiran yang terus dilakukan, keluarga dan masyarakat berharap nelayan tersebut segera ditemukan.

 

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aktivitas melaut memiliki risiko tinggi, terutama ketika cuaca dan kondisi perairan tidak bersahabat. Kewaspadaan serta kelengkapan alat keselamatan menjadi hal penting untuk melindungi keselamatan nelayan saat mencari nafkah di laut. Rahmad

Berita Terkait

Hawalies Abwar Apresiasi Medco dan BPMA, Media Edukasi Dinilai Perkuat Profesionalisme Wartawan
Ketua Forum Sahabat JOEL Tujuh Suku : Jangan Bicara Meritokrasi Jika Kesempatan ASN OAP Ikut PKP, PKA, dan PKN Masih Terbatas
Penuh Keakraban, Jaka Marhaen Gelar Syukuran Penempatan Kantor Law Office di Jalan Sudirman Pekanbaru
Wartawan Itu Hanya Profesi, Bukan Pekerjaan Bergaji, dan Haram Hukumnya Meminta – minta Apalagi Memeras Oknum-oknum Tertentu
MCK TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Mulai Berdiri Kokoh, Hadirkan Fasilitas Umum yang Dinantikan Warga
Di Balik Seng yang Dibongkar, Tumbuh Harapan Baru untuk Rumah Edi Harahap
Harapan Baru di Balik Dinding Rumah, Satgas TMMD ke-130 Percantik Hunian Ibu Heni Derita Tampubolon
Satgas TMMD ke-130 Mulai Pemasangan Daun Pintu dan Pengecatan Jendela RTLH Milik Suroto

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Memasuki Hari Ketiga, Nelayan 60 Tahun Hilang di Perairan Idi Cut Belum Ditemukan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Hawalies Abwar Apresiasi Medco dan BPMA, Media Edukasi Dinilai Perkuat Profesionalisme Wartawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Ketua Forum Sahabat JOEL Tujuh Suku : Jangan Bicara Meritokrasi Jika Kesempatan ASN OAP Ikut PKP, PKA, dan PKN Masih Terbatas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Penuh Keakraban, Jaka Marhaen Gelar Syukuran Penempatan Kantor Law Office di Jalan Sudirman Pekanbaru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Wartawan Itu Hanya Profesi, Bukan Pekerjaan Bergaji, dan Haram Hukumnya Meminta – minta Apalagi Memeras Oknum-oknum Tertentu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Di Balik Seng yang Dibongkar, Tumbuh Harapan Baru untuk Rumah Edi Harahap

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Harapan Baru di Balik Dinding Rumah, Satgas TMMD ke-130 Percantik Hunian Ibu Heni Derita Tampubolon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Satgas TMMD ke-130 Mulai Pemasangan Daun Pintu dan Pengecatan Jendela RTLH Milik Suroto

Berita Terbaru