Perangkat Desa Sihareo Sogaeadu Diduga Tipu Janda Lansia, JPKP Minta Bupati Pecat Jika TerbuktiOknum

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 10:24 WIB

501,103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nias, Agaranews.com — Publik geram! Seorang janda lansia bernama Ruti’ami Waruwu (R.W) bersama F.W serta 30 Kepala Keluarga lainnya di Desa Sihare’ö Sogaeadu, Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias, diduga menjadi korban penipuan berkedok Bantuan Langsung Tunai (BLT) “seumur hidup” dari Presiden Prabowo.
Insiden ini mencuat pada Rabu, 19 November 2025 dan langsung memicu kemarahan netizen karena dinilai tidak masuk akal dan meresahkan masyarakat kecil. 19/11/2025.

Menurut pengakuan korban, mereka diminta membayar Rp250 ribu oleh oknum perangkat desa berinisial OPW, yang saat itu berada di ruang pelayanan desa. Uang tersebut disebut-sebut sebagai “biaya administrasi” agar mereka bisa mendapatkan BLT seumur hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bayar dua ratus lima puluh ribu karena dibilang itu biaya admin untuk dapat BLT dari Pak Prabowo, katanya BLT ini seumur hidup,” ungkap R.W kepada awak media.

Kabar ini langsung menyulut reaksi warganet yang mengecam keras modus penipuan yang menyasar warga miskin dan lansia. Publik menilai tindakan tersebut tidak manusiawi dan mencoreng nama baik pemerintah.

Menanggapi polemik yang semakin panas, Ketua DPD JPKP Kabupaten Nias Edison Mendrofa, meminta Inspektorat segera memeriksa oknum perangkat desa yang terlibat. Jika terbukti, ia mendesak Bupati Nias untuk memberikan sanksi tegas hingga pemecatan, bahkan menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Jika terbukti, kami meminta Bupati Nias memberikan sanksi pemecatan dan menyerahkan oknum tersebut ke pihak berwajib. Kasus ini harus jadi pembelajaran bagi perangkat desa lainnya,” tegas Ketua DPD JPKP Nias.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas, terutama karena menyangkut penipuan berkedok program pemerintah dan menyasar warga yang rentan.(Dika)

Berita Terkait

Kontestasi Michael Wattimena vs Maruarar Sirait Jadi Sorotan, Larshen Yunus: Integritas Proses Organisasi Harus Dijaga
Digerebek Di Kos-Kosan, Terduga Pemilik Sabu Tak Berkutik Saat Satresnarkoba Polres Tebingtinggi Datang
Polsek Padanghilir Mediasi Perselisihan Warga, Berakhir Damai Secara Kekeluargaan
Perayaan HUT KA KR GBKP Klasis Sinabun Berlangsung Meriah Dan Sukses
Malahayati Nusantara Raya Akan Datangin Kantor Satgas Pasti OJK Untuk Klarifikasi 
Abu Hitam Masih Hantui Indrapuri: PT BMK Kebal Peringatan DLH? Warga: Kami Sudah Terlalu Lama Dipaksa Diam,..!!!
Anggota Komisi lll DPR RI Fraksi PKS, Adang Daradjatun Kembali Serap Aspirasi Masyarakat Palmerah 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Akselerasi Pembangunan Jembatan Muara Musu, Struktur Utama Capai 90 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:47 WIB

Kontestasi Michael Wattimena vs Maruarar Sirait Jadi Sorotan, Larshen Yunus: Integritas Proses Organisasi Harus Dijaga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:39 WIB

Digerebek Di Kos-Kosan, Terduga Pemilik Sabu Tak Berkutik Saat Satresnarkoba Polres Tebingtinggi Datang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:35 WIB

Polsek Padanghilir Mediasi Perselisihan Warga, Berakhir Damai Secara Kekeluargaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:22 WIB

Perayaan HUT KA KR GBKP Klasis Sinabun Berlangsung Meriah Dan Sukses

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:13 WIB

Malahayati Nusantara Raya Akan Datangin Kantor Satgas Pasti OJK Untuk Klarifikasi 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:03 WIB

Anggota Komisi lll DPR RI Fraksi PKS, Adang Daradjatun Kembali Serap Aspirasi Masyarakat Palmerah 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Akselerasi Pembangunan Jembatan Muara Musu, Struktur Utama Capai 90 Persen

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:53 WIB

Goresan Estetika dari Jemari seorang Ibu Persit Menenun Cerita di Balik Tas & Kain Lukis Bali

Berita Terbaru