Siklon Tropis Senyar Menjauhi Daratan Aceh dan Sumatera Utara, BMKG : Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 48 Jam Ke Depan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 19:36 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 27 November 2025, AgaraNews .com // Alhamdulillah, Siklon Tropis Senyar yang sebelumnya melanda perairan timur Aceh kini telah bergerak menjauhi daratan Aceh dan Sumatera Utara. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Kamis (27/11/2025), pusat siklon berada di sekitar Selat Malaka dan bergerak ke arah barat menuju Malaysia Barat. Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi terus menjauhi wilayah Indonesia sehingga cuaca cenderung kembali cerah dan normal.

Namun demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai. “Dalam 48 jam ke depan dampak hidrometeorologi masih harus diwaspadai, terutama di wilayah Aceh dan Sumatera Utara yang berpotensi hujan sangat lebat hingga ekstrem, disertai angin kencang,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/11/2025). Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menambahkan bahwa hujan sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Sumatera Barat dan Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siklon Tropis Senyar yang terbentuk dari Bibit Siklon 95B sejak 21 November 2025 ini memiliki kecepatan angin maksimum 43 knot (sekitar 80 km/jam) dengan tekanan udara minimum 998 hPa. Pergerakan siklon saat ini berada pada kecepatan 7 km/jam ke arah barat-barat daya dan diperkirakan melemah menjadi depresi tropis dalam 48 jam ke depan. Meski intensitasnya menurun, dampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga ekstrem, angin kencang, serta gelombang tinggi masih signifikan.

Wilayah yang masih berpotensi hujan sangat lebat hingga ekstrem meliputi Aceh dan Sumatera Utara. Sementara itu, Sumatera Barat berpeluang hujan sedang hingga lebat, dan Riau berpotensi hujan sedang-lebat. Angin kencang masih mengancam Aceh dan Sumatera Utara. Selain itu, gelombang tinggi kategori sedang (1,25 – 2,5 meter) hingga tinggi (2,5 – 4,0 meter) masih berpeluang terjadi di perairan Selat Malaka, perairan Sumatera Utara, dan perairan Aceh, mengimbau nelayan dan pelaku transportasi laut untuk ekstra waspada.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menegaskan bahwa fenomena Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di Selat Malaka, apalagi sampai berdampak pada daratan. “Indonesia dekat garis ekuator secara teoritis kurang mendukung terbentuknya siklon tropis, namun dalam lima tahun terakhir cukup banyak siklon yang mendekati wilayah kita dan memberi dampak signifikan,” jelasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memantau kondisi cuaca dan menyiapkan langkah mitigasi berbasis risiko, terutama di zona rawan bencana hidrometeorologi.

BMKG terus melakukan pemantauan intensif melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta dan mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG, media sosial @infoBMKG, dan aplikasi InfoBMKG guna mendapatkan update terkini. “Dengan prinsip awas, siaga, selamat, diharapkan peringatan dini dapat dimitigasi dengan baik demi meminimalisir kerusakan dan korban jiwa,” tutup Andri Ramdhani.         ( Lia Hambali)

Berita Terkait

‎Hari Buruh Indonesia 2026: Kolaborasi Pekerja dan UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Tingkatkan Pemahaman Hak Pilih Kaum Perempuan, Persit Kodim 1310/Bitung Terima Sosialisasi Pendidikan Pemilih dari KPU Bitung
Hubungkan Dua Desa, Babinsa Koramil 20/Cgk Pacu Pembangunan Jembatan Perintis
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Beri Kejutan May Day, Buruh dan Sopir Deklarasikan Keselamatan Kerja
” Dr M Martin Purba : “Selesaikan Masalah Pribadi, Jangan Catut Nama GRIB. Siap Tempuh Jalur Hukum
Presiden Prabowo Mendengar Keluh Kesah Akar Rumput, Petani SWB Indonesia Berikan Dukungan
Sengketa Tanah 16 Hektar di Labuan Bajo, Ramang dan Syair Akan Di periksa Tahap II di Bareskrim
Presidium Postidar Kecam Keras Amien Rais Terkait Sekkab Teddy Indra Wijaya

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:46 WIB

‎Hari Buruh Indonesia 2026: Kolaborasi Pekerja dan UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:42 WIB

Tingkatkan Pemahaman Hak Pilih Kaum Perempuan, Persit Kodim 1310/Bitung Terima Sosialisasi Pendidikan Pemilih dari KPU Bitung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:37 WIB

Hubungkan Dua Desa, Babinsa Koramil 20/Cgk Pacu Pembangunan Jembatan Perintis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Beri Kejutan May Day, Buruh dan Sopir Deklarasikan Keselamatan Kerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:26 WIB

Presiden Prabowo Mendengar Keluh Kesah Akar Rumput, Petani SWB Indonesia Berikan Dukungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:21 WIB

Sengketa Tanah 16 Hektar di Labuan Bajo, Ramang dan Syair Akan Di periksa Tahap II di Bareskrim

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:13 WIB

Presidium Postidar Kecam Keras Amien Rais Terkait Sekkab Teddy Indra Wijaya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:08 WIB

Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo, Polisi Selidiki Kasus Pembunuhan

Berita Terbaru