Kepahiang, AgaraNews .com // Para kepala desa di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, mendatangi kantor DPRD kabupaten untuk menanyakan tentang gaji mereka yang belum cair sejak Oktober 2025. Kedatangan mereka dipimpin oleh PjS Ketua APDESI cabang Kabupaten Kepahiang, Diance, dan disambut oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Igor Gregori Dayeviandra.
Diance menyatakan bahwa mereka menuntut agar pihak terkait dapat membayar gaji mereka dari bulan Oktober 2025 hingga Januari 2026. Rapat tersebut diadakan secara tertutup dan tidak diperbolehkan dihadiri oleh media, menimbulkan spekulasi tentang apa yang sebenarnya dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Hari ini, Kamis 08 Januari 2026, kami datang sekitar 30 desa dari total desa di kabupaten Kepahiang 105. Kami ikuti rapat tertutup dengan tujuan agar tidak ada hal yang mungkin terjadi,” kata Diance.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil rapat, Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang berjanji akan memanggil pihak keuangan untuk membahas cara menanggulangi keuangan tersebut. Diance juga menyatakan bahwa pihak desa akan menunggu hingga 2 minggu kedepan untuk pembayaran hak-hak para kepala desa.
“Kami menunggu 2 minggu kedepan agar supaya memerintah membayar hak-hak para kepala desa sehingga para kepala desa bisa bekerja sebagai mana kewajiban mereka,” tutup Diance.
Desakan ini menunjukkan betapa seriusnya masalah gaji kepala desa yang belum dibayar, dan bagaimana hal ini mempengaruhi kinerja mereka dalam melayani masyarakat. Semoga pihak terkait dapat segera menemukan solusi untuk masalah ini.(Dank Amrel)


































