Banda Aceh , agaranews.com// Sekretaris Komisi VII DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, melontarkan desakan keras kepada aparat kepolisian agar segera menetapkan tersangka dan menangkap dalang di balik kasus pengeroyokan terhadap Faisal Amsco.
Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya—sebuah kawasan yang dikategorikan sebagai objek vital negara dan seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat dalam menjalani proses hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yahdi menilai, insiden ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk kegagalan dalam menjaga keamanan di institusi penegak hukum.
“Tidak bisa kita terima, di tempat yang seharusnya menjadi simbol keadilan justru terjadi kekerasan. Ini mencederai rasa aman masyarakat,” tegas Yahdi.
Ia menekankan bahwa kepolisian harus bertindak cepat, profesional, dan tanpa tebang pilih dalam mengusut tuntas kasus tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeroyokan terjadi saat korban tengah menghadiri agenda hukum yang telah dijadwalkan. Namun secara tiba-tiba, ia diserang oleh sekelompok orang yang diduga telah menunggu di lokasi.
Fakta bahwa kejadian berlangsung di dalam kompleks kepolisian memunculkan dugaan adanya celah serius dalam sistem pengamanan.
Yahdi memastikan pihak legislatif akan terus mengawal kasus ini agar berjalan transparan dan akuntabel.
“Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kasus ini berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain penegakan hukum, Yahdi mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di lingkungan objek vital, khususnya di Polda Metro Jaya.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang serta memulihkan kepercayaan masyarakat. (Tim)


































