Kutacane – agaranews.com// Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali ditunjukkan melalui jamuan makan malam bersama tim dokter dari Beacon Hospital Malaysia, Kamis (2/4) malam. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan kemanusiaan sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang di bidang kesehatan.
Suasana keakraban tampak jelas dalam pertemuan tersebut. Di tengah santap malam, jajaran Pemkab Aceh Tenggara bersama tim medis dari Malaysia terlibat dalam diskusi ringan namun bermakna, membahas berbagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit kanker yang masih menjadi tantangan serius di daerah.
Kehadiran tim dokter Beacon Hospital Malaysia di Aceh Tenggara bukan tanpa alasan. Mereka datang membawa misi kemanusiaan untuk memberikan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat, terutama korban terdampak bencana banjir dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada tahun lalu. Program ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan spesialis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang diberikan oleh tim dokter dari Malaysia. Ia menilai kehadiran mereka bukan hanya sekadar bantuan medis, tetapi juga bentuk solidaritas kemanusiaan lintas negara.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat Aceh Tenggara. Ini bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga tentang kepedulian dan harapan bagi masyarakat kami,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berharap hubungan baik ini dapat terus terjalin dan berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. Ia juga secara khusus mengundang tim dokter untuk mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane guna memberikan masukan serta berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan daerah menjadi hal penting, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan penyakit serius seperti kanker yang membutuhkan penanganan khusus dan berkelanjutan.
Selain itu, Bupati turut menyampaikan harapan agar masyarakat Aceh Tenggara yang harus menjalani pengobatan lanjutan ke Malaysia dapat memperoleh kemudahan, termasuk kemungkinan keringanan biaya dari pihak Beacon Hospital Malaysia.
Jamuan makan malam tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane, Kepala Dinas Kesehatan, serta Plt Kepala DPPKB. Turut hadir pula unsur Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Tenggara dan Sumatera Utara, para camat, kepala puskesmas, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dari unsur Forkopimda, Kapolres Aceh Tenggara dan perwakilan Dandim 0108/Agara juga terlihat hadir, menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut. Kehadiran mantan Bupati Aceh Tenggara, Armen Desky, semakin menambah nuansa kebersamaan dalam acara tersebut.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jaringan pelayanan kesehatan yang lebih luas dan inklusif bagi masyarakat Aceh Tenggara. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga kesehatan internasional, diharapkan akses layanan medis, khususnya bagi penderita kanker, dapat semakin terbuka.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa upaya pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemulihan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Aceh Tenggara optimistis dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik, sekaligus memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk mendapatkan penanganan medis yang layak dan berkualitas. (Ady)


































