Banda Aceh – agaranews.com// Bursa calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024–2029 mulai mengerucut. Salah satu nama yang mencuat dan masuk dalam lima besar kandidat adalah Yahdi Hasan, sosok politisi senior yang dinilai memiliki rekam jejak kuat di parlemen Aceh.
Daftar kandidat tersebut disebut-sebut telah dikantongi langsung oleh Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Penentuan figur Ketua DPRA menjadi salah satu keputusan strategis yang tengah dimatangkan di internal partai pemenang tersebut.
Sumber internal Partai Aceh menyebutkan, nama Yahdi Hasan masuk dalam radar utama karena dinilai memenuhi sejumlah kriteria penting, mulai dari pengalaman legislatif hingga kemampuan membangun komunikasi politik.
“Secara kapasitas, pengalaman, dan kepemimpinan, Yahdi Hasan sangat layak. Itu yang menjadi pertimbangan utama,” ujar sumber tersebut, Kamis (10/4/2026).
🔎 Tiga Periode, Rekam Jejak Tak Diragukan
Yahdi Hasan bukan nama baru di DPRA. Ia tercatat telah tiga periode berturut-turut duduk sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan wilayah Tengah Aceh. Konsistensinya di parlemen menjadikannya salah satu figur berpengaruh, khususnya di kawasan tersebut.
Meski berasal dari Kabupaten Aceh Tenggara, kiprahnya menjangkau lima kabupaten di wilayah Tengah. Ia dikenal aktif turun langsung ke masyarakat, menyerap aspirasi, hingga memperjuangkan berbagai kebutuhan daerah di tingkat provinsi.
Pendekatan yang komunikatif dan gaya kepemimpinan yang merangkul membuatnya memiliki basis dukungan yang cukup kuat.
🌄 Dijuluki “Gubernur Wilayah Tengah”
Menariknya, di kalangan masyarakat, Yahdi Hasan kerap dijuluki “Gubernur Wilayah Tengah”. Julukan ini bukan tanpa alasan.
Pada momentum Pemilihan Gubernur Aceh sebelumnya, ia dikenal aktif bergerak di wilayah Tengah untuk membangun jaringan dukungan bagi Muzakir Manaf. Perannya dalam merangkul tokoh masyarakat dan memperkuat basis politik dinilai signifikan.
Julukan tersebut sekaligus mencerminkan pengaruh dan kedekatannya dengan masyarakat di kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
⏳ Penentuan Ketua Masih Dinamis
Meski sejumlah nama telah masuk dalam bursa, hingga kini belum ada keputusan final dari Mualem terkait siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPRA.
Proses penjaringan di internal Partai Aceh masih berlangsung dan disebut mempertimbangkan banyak aspek, seperti loyalitas, pengalaman, hingga kemampuan menjembatani kepentingan antarwilayah di Aceh.
Sejumlah tokoh masyarakat dari wilayah Tengah pun berharap agar figur yang dipilih nantinya benar-benar mampu membawa aspirasi daerah secara adil dan merata.
Dengan dinamika yang terus berkembang, publik kini menanti keputusan akhir dari Partai Aceh terkait sosok yang akan memimpin DPRA lima tahun ke depan. Nama Yahdi Hasan menjadi salah satu kandidat yang paling diperhitungkan dalam kontestasi internal tersebut. Tim


































