ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkat, AgaraNews com // Di sela deru pembangunan fisik program TMMD ke-128, ada kerja sunyi yang tak kalah penting: menyelamatkan kesehatan warga. Sabtu, 2 Mei 2026, dua personel Satgas Kesehatan TMMD 128 Kodim 0203/Langkat bergerak cepat menyambangi rumah warga di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang—membawa lebih dari sekadar obat: mereka membawa harapan.
Adalah Rosmalina (55), yang beberapa hari terakhir terbaring dengan alergi kulit disertai demam. Gatal yang tak kunjung reda membuatnya nyaris tak berdaya. Namun situasi berubah ketika tim kesehatan datang. Setelah pemeriksaan dan pemberian suntikan serta obat antihistamin seperti Ceterizine, kondisi Rosmalina berangsur pulih. Senyum pun kembali merekah di wajahnya.
Tak jauh dari sana, Indra (36) juga mengalami kondisi tubuh lemas dan kehilangan semangat. Diagnosis sederhana, tapi berdampak besar bagi aktivitas hariannya. Suntikan vitamin yang diberikan tim Satgas menjadi titik balik: tubuhnya kembali bertenaga, semangatnya pun pulih.
Di balik aksi cepat itu, ada dua nama: Serka TJP. Marbun dan Serka Adi Ervanus, personel kesehatan dari RST Tk.01.07.02 Binjai yang tergabung dalam Satgas TMMD 128. Mereka tak hanya hadir sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai wajah empati negara di tengah masyarakat.
“Bukan hanya membangun jalan atau drainase, kami juga ingin memastikan masyarakat sehat. Karena percuma infrastruktur bagus kalau warganya sakit,” ujar Serka Marbun, lugas.
Pendekatan door to door menjadi strategi mereka. Menjangkau warga yang tak mampu atau tak sempat mengakses fasilitas kesehatan, menjadi bagian dari misi kemanunggalan TNI dan rakyat. Di setiap kunjungan, mereka juga menyisipkan edukasi: pentingnya menjaga kebersihan, pola hidup sehat, hingga pencegahan penyakit yang sering dianggap sepele.
Respons warga? Hangat. Bahkan cenderung haru.“Alhamdulillah bapak-bapak tentara mau datang memeriksa kami. Kepedulian ini luar biasa, kami sangat terbantu,” ujar Rosmalina, lirih.
Di Desa Pasar Rawa, pembangunan tak hanya diukur dari panjang jalan yang dibuka atau kokohnya plat deker yang dibangun. Tapi juga dari seberapa cepat negara hadir saat warganya sakit—dan di titik itu, Satgas Kes TMMD 128 menunjukkan bahwa kepedulian bisa jadi obat paling mujarab.(Lia Hambali)


































