ACEH TIMUR -Agaranews.net
Panglima Sagoe wilayah IDi Cut Tuan Tanah Kesalkan kejadian kisru sesama Saudara Seperjuangan baik dari kader Partai Aceh dan Panglima sagoe wilayah,kombatan GAM baik simpatisan(KPA) ke 2 belah pihak Pada Pelantikan Azhari M. Nur alias Haji Maop sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur di Hotel Royal Idi, Idi Rayeuk, Kamis, 25 Juni 2026,
Tuan Tanah Pasalnya Ke Gaduhan atau kisru yang Terjadi ini dari sudut Pandang saya sebagai Panglima Sagoe wilayah Idi Cut hanya melemahkan semangat juang dan tali persaudara kita sesama Kader PA,(KPA) Di Aceh Timur,Saya tekankan saya Tuan Tanah Posisi saya di tengah tidak ada mihak sana mihak sini Semua Masalah Bisa di bicarakan baik baik, kita Punya Panglima tertinggi Mualem Dan saya ingat kan masalah yang terjadi atau kirsu Anggap lah ini sebagai Pembelajaran Berharga bagi kita semua jangan ada Dendam di antara Teman teman seperjuangan insyaallah Partai Aceh kita tetap paling di depan no 1 dan selalu jaya serta di Cintai rakyat Aceh
Polimik kirsu yang kita Himpun di lapangan,.Tuan Tanah agar Permasalahan ini di selesaikan dengan kepala dingin dan sebaik-baiknya semua kita redam hal hal yang buruk ujar tuan tanah
Di warnai kericuhan. Sejumlah kader Partai Aceh dan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) menolak pelantikan tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Kericuhan terjadi saat rombongan Petinggi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh yang dipimpin Sekretaris DPP Aiyub Abbas atau Abuwa tiba di lokasi acara. Massa yang menolak pelantikan sempat menghadang rombongan sebelum memasuki hotel.
Aksi saling dorong antara kelompok yang mendukung dan menolak pelantikan tidak dapat dihindari. Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi langsung turun tangan untuk memisahkan kedua kubu dan memperketat pengamanan guna mencegah situasi semakin memanas.
Di bawah pengawalan ketat aparat keamanan, Aiyub Abbas akhirnya berhasil memasuki hotel untuk mengikuti agenda pelantikan.
Menurutnya, penetapan pengurus DPW seharusnya dilakukan melalui Musyawarah Wilayah (Muswil), namun tahapan tersebut tidak pernah dilaksanakan.
Panglima Sagoe Wilayah Peureulak telah menemui Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, di Pendopo Gubernur Aceh untuk menyampaikan persoalan tersebut.
Dalam rapat internal DPP Partai Aceh dan diselesaikan sesuai mekanisme organisasi.
Namun, menurut dia, arahan tersebut tidak dijalankan sehingga memicu penolakan yang berujung pada kericuhan saat pelantikan berlangsung.
Hingga pelaksanaan acara berlangsung, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi di Hotel Royal, secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) kabupaten Aceh Timur Periode 2026-2031 yang diketuai Azhari M. Nur (Haji Maop),Tgk Iskandar Midsen sebagai sekretaris DPW PA Aceh Timur dan M.Yusuf Pang Ucok sebagai bendahara DPW PA Aceh Timur , Suasana Aman dan terkendali (kondusif)






















