Gunungsitoli. Agaranews.net // Akses utama dari pusat Kota Gunungsitoli menuju kawasan Miga melewati ruas Jalan Provinsi penghubung Gunungsitoli menuju Lolowua/Nias Barat, Nias dan Nias Selatan Merupakan jalur penghubung penting dari perkotaan Gunungsitoli ke arah pinggiran kota.
Jalan infrakstruktur Provinsi Sumatera Utara yang menghubungkan transportasi khusus daerah Kepulauan Nias, miris berlobang dan rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pencegahan pertama yang sudah dilakukan mengecat pinggir yang sudah berlobang,dengan menuliskan di jalan HATI – HATI..!!! dan menimbun Krikil dan pasir, tujuan agar setiap pengendara bisa memperhatikan. Sabtu, 03/10/2026
Masyarakat sangat prihatin terganggunya Pengendara Roda Dua dan Roda empat. Avril Laoli, merupakan Aktivis harian pemuda Kota Gunungsitoli yang berdekatan dengan tempat kediamannya, terletak di KM. 5 Miga Gunungsitoli. Dimana object Aspal tersebut berlobang dan rusak. Dalam pantauan kesehariannya selalu memperhatikan tergganggu masyarakat pengendara roda dua dan roda empat dan bahkan mengkhawatirkan terjadinya kecelakaan atau pun memakan korban “Saya memperhatikan objek aspalnya benar miris cukup lama sudah rusak bahkan semakin bertambah hingga berlobang.
Sebagai aktivis pemerhati menyaksikan setiap pengendara yang melintasi di jalan raya tersebut sangat mekhawtikarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.Saya juga sudah mengecat pinggir yang berlobang dan menimbun pasir dan kerikil untuk penanganan sementara sebelum Pemerintah bertindak”. Ucap seorang aktivis itu.
Dalam penjelasan nya selanjutnya salah satu kendaraan roda dua melewati lobang tersebut, akibat nya motor tersebut patah di persambung antara mesin dan kerangka motor.
Avril meminta kepada pemerintah pusat Provinsi Sumatera Utara melalui Binamarga PUPR Provinsi supaya agar memantau dan memperbaikinya, dan jangan sampai ada korban jiwa. “Saya mengajak kita sebagai pemerhati bekerjasama memintakan keseriusan dan perhatian pemerintah Pusat sesegera memperbaikinya. Sebab, infrakstruktur jalan tersebut melintasi penghubung 1 (satu) Kota, 3 (Tiga) Kabupaten.
Kita berharap kepada masyakarat sebagai pengguna jalan agar selalu berhati hati. Adapun upaya saya sendiri memberikan tanda dengan mengecat Area Jalan yang Rusak Dan Bertuliskan “HATI-HATI”. Ujarnya. (tem)


















