Ketua SAPA Kecam Lonjakan Harga Tiket Pesawat, Minta Aceh Jangan Dianaktirikan

AGARA NEWS

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 01:31 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami mengkritisi lonjakan harga tiket pesawat tujuan Aceh yang melambung tinggi menjelang Lebaran Idulfitri.

Kenaikan ini dinilai memberatkan masyarakat, terutama perantau yang ingin pulang kampung merayakan hari raya bersama keluarga.

“Kenaikan harga tiket ini sangat tidak masuk akal. Seharusnya ada kebijakan harga khusus untuk Aceh, mengingat sejarah panjang perjuangan Aceh lahirnya cikal bakal maskapai Garuda Indonesia. Jangan sampai pengorbanan masa lalu dilupakan begitu saja,” kata Fauzan. Selasa 25 Maret 2025.

Ia menegaskan, pemerintah pusat semestinya lebih peka terhadap kondisi ini. Aceh yang memiliki peran besar dalam sejarah penerbangan nasional dengan sumbangan emas rakyat Aceh yang membantu pembelian pesawat pertama Garuda layak mendapatkan penghargaan berupa kebijakan harga tiket yang lebih terjangkau, bukan justru sebaliknya.

“Jangan hanya ingat Aceh saat butuh, tapi lupakan Aceh ketika rakyatnya membutuhkan akses yang lebih mudah dan murah. Pemerintah pusat harus hadir dengan solusi nyata, entah itu lewat intervensi harga atau membuka jalur penerbangan tambahan agar persaingan sehat bisa menekan harga,” tambahnya.

Fauzan juga mengajak semua pemangku kepentingan, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk bersama memperjuangkan keadilan harga tiket pesawat bagi masyarakat Aceh.

“Kalau harga terus melambung, bagaimana rakyat bisa pulang kampung? Jangan sampai tradisi mudik yang jadi momen silaturahmi terhambat hanya karena mahalnya tiket pesawat,” ujarnya.

SAPA berharap ada solusi yang adil dan berpihak pada masyarakat. Aceh bukan sekadar daerah di ujung barat Indonesia, tapi bagian penting dari sejarah bangsa ini. Jangan biarkan rakyat Aceh merasa dianaktirikan.

“Lebaran seharusnya menjadi momen bahagia untuk berkumpul dengan keluarga, bukan momen di mana perantau harus mengubur keinginan pulang karena mahalnya tiket. Kami berharap ada kebijakan yang mempermudah akses ke Aceh, bukan sebaliknya,” tutupnya.

Berita Terkait

Kanwil Bea Cukai Aceh Perkuat Komitmen Pengarusutamaan Gender di Lingkungan Kerja
Polemik UU TNI Dilihat Secara Objektif, Mantan Panglima GAM Sayed Mustafa Angkat Bicara
Ketua Influencer Badan Pemenangan Aceh, Tarmizi AGe, Dukung Gekrafs Aceh Dorong Pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif
Kami Rakyat Aceh Protes Harga Tiket Pesawat Mahal
PUSDA Kritik Kebijakan CSR Bupati Aceh Barat: Jangan Hambat Investasi!
PLN UID Aceh Salurkan Donasi untuk Gaza Melalui LAZNAS YAKESMA
Abu Razak Berpulang, Tarmizi Age: Selamat Jalan, Pejuang dan Pemimpin Kami
JP-BARSELA Sampaikan Duka yang Sangat Mendalam Atas Berpulangnya Abu Razak

Berita Terkait

Sabtu, 29 Maret 2025 - 00:04 WIB

Menjaga Kelestarian ,Kodim 0210/TU Berkolaborasi Dengan Polri dan Masyarakat Bersihkan Enceng Gondok di Kawasan Danau Toba

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:57 WIB

Pos PAM Ops Ketupat Toba 2025 ,Sinergitas TNI Polri dan Forkopimda Wujudkan Kondusifitas Wilayah

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:50 WIB

Berkah Ramadhan,Kodim 0318/Natuna Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan

Jumat, 28 Maret 2025 - 18:37 WIB

Aksi Heroik Babinsa Koramil 02/Asera Selamatkan Korban Insiden di Pincara Penyeberangan

Jumat, 28 Maret 2025 - 18:32 WIB

TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

Jumat, 28 Maret 2025 - 17:22 WIB

Kapolda Sumut Bersama Bupati Karo Tinjau Pos Operasi Ketupat Toba 2025

Jumat, 28 Maret 2025 - 16:59 WIB

Satres Narkoba Polres Tanah Karo Tangkap Tiga Pengedar Narkoba di SPBU Kacaribu

Jumat, 28 Maret 2025 - 16:55 WIB

Tim Urai Polres Tanah Karo Hentikan Bus Angkutan yang Angkut Penumpang di Atas Kap

Berita Terbaru

HEADLINE

TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

Jumat, 28 Mar 2025 - 18:32 WIB