Asosiasi PPDI- Merah Putih Audensi Ke PMD dan BKAD Asahan Terkait Keterlambatan Honor

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 11:01 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Asahan – AgaraNews.com//
Pasca viral di media sosial, sejumlah Perangkat Desa di Kabupaten Asahan, belum menerima gaji akibat penghasilan tetap (siltap) yang bersumber dari anggaran dana desa (ADD) belum direalisasikan.

Tunjangan Hari Raya (THR) untuk perangkat desa juga nampaknya belum jelas akan dibayarkan. Para perangkat desa kini resah lantaran tidak ada uang memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kurang lebih 2.500 perangkat desa se-Asahan sekarang ini mengeluh karena Siltap yang dari ADD hanya bulan Januari saja yang cair, padahal ini sudah bulan Maret,” ujar, Julius Marpaung selaku ketua PPDI – MP yang juga didampingi Sekretari Ilham Raja Muda Siregar, Senin (24/3/2025).

Menurut Julius , pihaknya sudah mempertanyakan hal ini ke Pemkab Asahan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan BKAD Asahan.

Dan dari hasil pertemuan Alhamdulillah, Akhirnya BKAD akan membayarkan Honor Perangkat Desa Se Kabupaten Asahan selama 2 bulan Januari dan Februari TA.2025 Hal ini dikarenakan adanya efesiensi anggaran yang terjadi Keuangan Daerah Kabupaten Asahan

Kami berharap kondisi ini menjadi perhatian bagi Pemkab Asahan. Perangkat desa ini punya keluarga dan kebutuhan yang harus dipenuhi apalagi menjelang Lebaran seperti ini,” ucapnya.

Mereka berharap kondisi ini bisa menjadi pertimbangan Pemkab Asahan agar tidak menunda realisasi penghasilan tetap dari ADD agar mereka bisa berlebaran dengan tenang.

Kepala BKAD Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar , S.Sos MSI menyampaikan agar kiranya para perangkat Desa Se Kab.Asahan memaklumi situasi Keuangan Daerah Kabupaten Asahan

Sebagai informasi, dana Siltap yang harus dicairkan untuk satu desa di Asahan berkisar antara Rp 35 juta sampai Rp 40 juta setiap bulannya, tergantung dari jumlah dusun. Artinya jika ada 177 desa di daerah itu, maka Pemkab Asahan harus mengeluarkan uang antara Rp 6 miliar hingga Rp 7 miliar. Cetusnya .(RGM)

Berita Terkait

Pria Bawa Sabu Senilai Rp. 1 Miliar di Kap Motor Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Viral …!!! Aset Pemda Berubah SHM Di Wilayah Meruya Utara Jakarta Barat
Sinergi Forkopimda Karo Terjalin Erat, Rutan Kabanjahe Gelar Tasyakuran Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62
Kasus Penyekapan Anak di Jakut, Polisi Perhatikan Pemulihan Psikologis Korban
Polsek Metro Penjaringan Gelar KRYD Tengah Malam, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan
Polisi Jadi Inspektur Upacara di SMPN 244 Jakarta, Tekankan Bahaya Tawuran, Narkoba, dan Bullying
Respon Cepat Polisi Ungkap Penyekapan Anak di Jakut, WNA Pelaku Gunakan Narkoba, Ratusan Cartridge Etomidate Disita
Progres Terus Dikebut, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Garap Lantai Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Pria Bawa Sabu Senilai Rp. 1 Miliar di Kap Motor Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Senin, 27 April 2026 - 17:16 WIB

Viral …!!! Aset Pemda Berubah SHM Di Wilayah Meruya Utara Jakarta Barat

Senin, 27 April 2026 - 17:10 WIB

Sinergi Forkopimda Karo Terjalin Erat, Rutan Kabanjahe Gelar Tasyakuran Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Senin, 27 April 2026 - 16:41 WIB

Kasus Penyekapan Anak di Jakut, Polisi Perhatikan Pemulihan Psikologis Korban

Senin, 27 April 2026 - 16:36 WIB

Polsek Metro Penjaringan Gelar KRYD Tengah Malam, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Senin, 27 April 2026 - 16:30 WIB

Respon Cepat Polisi Ungkap Penyekapan Anak di Jakut, WNA Pelaku Gunakan Narkoba, Ratusan Cartridge Etomidate Disita

Senin, 27 April 2026 - 16:20 WIB

Progres Terus Dikebut, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Garap Lantai Jembatan Gantung

Senin, 27 April 2026 - 16:15 WIB

Polsek Koja Gencarkan “Police Go To School”, Antisipasi Pelajar Terlibat Aksi May Day 2026

Berita Terbaru