Tulang Bawang – Ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung telah merealisasikan program bantuan olahan lahan rawa kepada petani dengan 100 persen tahun 2024 dan 2025.

Optimalisasi lahan rawa (OPLAH) pada tahun 2024/2025 kampung Sumber Agung yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan rawa dan ketahanan pangan. Kegiatan ini mencakup berbagai upaya seperti perbaikan sistem tata air, penataan lahan, dan penerapan teknologi yang tepat guna untuk meningkatkan indeks pertanaman yang dibawah pengawasan dan binaan Bapak Babinsa Serda Revin Rendika, sudah terealisasi dengan .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan) kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawa Pitu Bapak Purnomo mengatakan,
“Saya selaku ketua Gapoktan kampung Sumber Agung, sangat – sangat mengucapkan banyak – banyak berterimakasih kepada Kementrian Pertanian yang telah memberikan bantuan baik alat pertanian, pupuk, bibit tanam, Sampai Olahan Lahan rawa, atau bantuan lainnya yang diberikan kepada kami melalui Dinas Pertanian kabupaten Tulangbawang,” tuturnya
Ketua Gapoktan kampung Sumber Agung Purnomo menambahkan, Alhamdulillah petani kampung Sumber Agung pada tahun 2024 mendapatkan bantuan olahan rawa seluas 528 H. dan tahun 2025 mendapatkan kembali 800 H, dan sudah kita realisasikan dengan sepenuhnya, Serta tidak mengurangi sedikitpun dari yang sudah ditentukan oleh Kementrian Pertanian sebesar 900( sembilan ratus ribu) per hektar.
Bantuan olahan lahan rawa tahun 2024/2025 atau bantuan lainnya kami selaku kepengurusan gabungan kelompok tani (Gapoktan) kampung Sumber Agung, Kami merealisasikan bantuan tersebut benar-benar kami mengikuti aturan petunjuk teknis (Juknis) sesuai dengan yang sudah ditentukan baik dari kementerian pertanian atau dari dinas pertanian kabupaten Tulangbawang.
Dan kami sangat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut serta mensukseskan program – program baik bantuan olahan lahan atau bantuan lainnya, terutama kepada bapak Babinsa Serda Revin Rendika, yang tidak henti – hentinya selalu memberikan support dan dukungan kepada kami, memberikan arahan mengawasi membantu selama proses pekerjaan berjalan, Sehingga semua pekerjaan tersebut berjalan dengan lancar sukses sesuai keinginan para petani kampung Sumber Agung,” tutupnya
Ditempat terpisah salah satu petani berinisial Pak Winarno mengatakan
“Saya selaku warga masyarakat petani kampung Sumber Agung mengucapkan terimakasih kepada kementrian pertanian dan dinas pertanian kabupaten Tulangbawang dengan melalui Ketua Gapoktan mas Pur pada tahun 2024 saya mendapat kan batuan untuk olahan lahan sebesar 900 ribu per hektar, dan keseluruhan tahun 2024 kami petani kampung Sumber Agung baik yang ikut dalam gabungan kelompok tani atau tidak tergabung mendapatkan 528 H.’Ungkapnya
Sama halnya yang disampaikan oleh Hamid bahwa dirinya sudah menerima bantuan untuk olahan lahan sebesar 900 ribu per hektar.
“Ya mas tahun 2025 ini Alhamdulillah mas kami pera petani kampung Sumber Agung mendapatkan kembali bantuan olahan lahan rawa keseluruhan 800 H, kemarin kita semua yang mempunyai lahan yang masuk dalam program Oplah dikumpulkan oleh pak Pur selaku ketua Gapoktan dan dihadiri kepala kampung dan Pak Babinsa Serda Revin Rendika, Dan semua yang punya lahan rawa pertanian 800 H tersebut hadir semua, serta langsung diberikan bantuan sebesar 900 ribu per hektar.”Jelasnya
Dan saya serta mewakili masyarakat pertanian kampung Sumber Agung sangat – sangat mengucapkan terimakasih dan kami sangat meminta kepada Pemerintah baik pusat atau daerah untuk meningkatkan lagi bantuan – bantuan pertanian dikampung sumber agung, karena bantuan – bantuan tersebut sangat kami butuhkan untuk meningkatkan kembali sektor pertanian di kampung Sumber Agung Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulangbawang Provinsi Lampung” Harapan nya
Program bantuan olahan lahan rawa kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawa Pitu , Kabupaten Tulangbawang, Menurut sepanjang Investigasi dan pantauan awak media, serta dari beberapa narasumber yang bisa dipertanggung jawabkan, Program tersebut berjalan sesuai dengan perencanaan.
(Darsani)


































