Tulang Bawang Lampung – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern melalui berbagai program dan kegiatan. Beberapa upaya yang dilakukan meliputi: optimalisasi lahan, peningkatan produksi pangan, pengembangan sumber daya manusia pertanian, serta peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian.
Namun sangat disayang kan upaya Kementerian Pertanian (Kementan) di kabupaten Tulangbawang diduga semakin memburuk dikarenakan ulah oknum – oknum yang buta akan kesejahteraan pertanian,
Di kabupaten Tulangbawang sepanjang pantauan awak media dilapangan banyaknya ditemukan keluhan – keluhan Baik dari Ketua Gapoktan atau dari kelompok tani,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seperti yang disampaikan oleh salah satu ketua Gapoktan yang ada di wilayah kabupaten Tulangbawang, menuturkan banyak tekanan dan instruksi dari berbagai pihak, sehingga banyak nya yang datang untuk minta bagaian yang sudah di sepakati oleh oknum – oknum, sehingga yang dirasakan mundur tak bisa maju tak bisa, akhirnya merusak sektor pertanian.
Sama halnya yang dikeluhkan para petani hampir merata di kabupaten tulang bawang yang mengeluhkan atas bantuan dari Kementrian yang melalui Dinas Pertanian kabupaten Tulangbawang banyak yang tidak tersalurkan kepada petani
“Saat ini petani sekabupaten tulang bawang banyak yang mengeluhkan dana bantuan olahan lahan 900 ribu per hektarnya yang tidak pernah sampai kepada petani penerima bantuan, Hal tersebut Diduga kuat ada keterlibatan oknum – oknum yang berdasi panjang yang mengatur mengarahkan sehingga bisa menghilangkan 900 ribu per hektar tersebut .
Pasalnya “Secara logika semua program sektor pertanian yang ada di kabupaten Tulangbawang dibawah pengawasan dinas Pertanian kabupaten Tulangbawang serta dibawah binaan Kodim.Jika dalam pengawasan dan binaan tersebut memang ditingkatkan dan diperketat kan tentunya akan berjalan sesuai dengan petunjuk tehnisnya, ( juknis )
Kenapa masih ada keluhan keluhan dari sektor pertanian tersebut, maka pihak Penegak Hukum (APH) yang bisa menjawabnya


































